-
Seorang remaja Alabama didakwa melakukan pembunuhan terhadap gadis berusia sepuluh tahun bernama Katheryn Bigbee.
-
Jasad korban ditemukan di sebuah rumah kurang dari sejam setelah dilaporkan hilang oleh keluarga.
-
Polisi belum mengungkap penyebab pasti kematian maupun hubungan antara pelaku remaja dengan korban Katheryn.
Suara.com - Kematian Katheryn Bigbee mengungkap sisi gelap kekerasan mematikan yang dilakukan oleh pelaku kategori di bawah umur.
Hanya dalam waktu satu jam setelah laporan hilang, jasad anak sepuluh tahun ini ditemukan tak bernyawa.
Dikutip dari FOX, kasus ini mengguncang ketenangan warga Piedmont karena pelaku utama merupakan seorang remaja yang kini ditahan.

Penangkapan pelaku muda ini menambah daftar panjang kasus kriminalitas anak yang berakhir dengan hilangnya nyawa.
Hingga kini polisi masih menutup rapat motif di balik tindakan keji yang merenggut masa depan Katheryn.
Lokasi rumah tempat penemuan jenazah korban masih dirahasiakan oleh pihak kepolisian demi kepentingan penyidikan mendalam.
"Petugas segera merespons ke kediaman tersebut," kata Kepala Polisi Piedmont Nathan Johnson dalam sebuah pernyataan.
"Mereka secara tragis menemukan seorang anak di bawah umur yang sudah meninggal di dalam rumah."
Pihak berwenang mengambil langkah tegas dengan menyembunyikan identitas pelaku karena batasan usia menurut aturan hukum.
Publik menantikan jawaban pasti mengenai penyebab kematian korban yang saat ini sedang diproses secara medis.
Keluarga korban merasakan kehancuran luar biasa akibat hilangnya sosok anak yang dikenal sebagai pembawa kebahagiaan.
"Keluarga kami telah hancur berkeping-keping, dan kami kehilangan gadis kecil yang paling luar biasa dan termanis. Dia adalah cahaya di setiap ruangan yang dia masuki," tulis Blake Trammell.
"Saya tidak bisa mengungkapkan rasa sakit, rasa bersalah, dan kekosongan yang timbul dari semua ini. Kami tidak punya jawaban, hanya lebih banyak pertanyaan."
Kesedihan serupa dirasakan oleh pihak sekolah yang mengenang korban sebagai murid dengan kepribadian yang sangat ceria.
"Katheryn memiliki kepribadian yang ceria dan bersemangat yang membuatnya benar-benar istimewa. Dia adalah pembaca yang antusias dan akan dikenang karena kebahagiaan yang dia bagikan secara bebas," ungkap pihak sekolah.
Lembaga forensik Calhoun County masih berupaya keras mengidentifikasi cara pelaku menghabisi nyawa bocah malang tersebut.
Koroner Pat Brown menyatakan kepada AL.com pada hari Minggu bahwa dia belum bisa merilis penyebab kematian.
Penyidik sedang mengumpulkan bukti fisik tambahan untuk memperkuat tuntutan pembunuhan terhadap remaja yang kini mendekam di tahanan.
Kasus ini menjadi sorotan nasional karena keterlibatan anak sebagai pelaku dalam kejahatan tingkat tinggi atau pembunuhan.
Keamanan di lingkungan tempat tinggal korban kini diperketat guna memberikan rasa tenang bagi warga sekitar pasca kejadian.
Kejadian bermula pada Jumat malam saat Katheryn Bigbee dilaporkan hilang secara misterius oleh pihak keluarganya.
Pencarian cepat oleh Kepolisian Piedmont berujung pada penemuan jasad korban di sebuah hunian yang belum dipublikasikan lokasinya.
Penahanan seorang remaja sebagai tersangka tunggal memicu diskusi publik mengenai faktor pemicu kekerasan ekstrem pada anak.