Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir

Irwan Febri | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 13:19 WIB
Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir
Kerja sama Korea Selatan dan Vietnam. (Dok. Vietnam.vn)
  • Pemimpin Vietnam To Lam dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung bertemu di Hanoi untuk meresmikan berbagai kerja sama strategis.
  • Kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi di sektor teknologi, energi nuklir, infrastruktur, dan inovasi guna meningkatkan target perdagangan bilateral.
  • Korea Selatan memperkuat posisinya sebagai investor terbesar di Vietnam melalui ekspansi proyek strategis oleh perusahaan besar seperti Samsung.

Suara.com - Pemimpin tertinggi Vietnam, To Lam, menerima kunjungan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, di Hanoi pada Rabu. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara mengumumkan belasan kesepakatan kerja sama, termasuk di bidang inovasi teknologi dan pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Korea Selatan saat ini menjadi sumber investasi asing terbesar bagi Vietnam sekaligus salah satu mitra dagang utama, dengan nilai perdagangan dua arah melampaui 90 miliar dolar AS pada tahun lalu.

Lee menilai kunjungannya mencerminkan tingkat kepercayaan politik yang tinggi antara kedua negara, sejalan dengan pernyataan To Lam dalam pertemuan di istana kepresidenan.

"Vietnam menyambut perusahaan Korea Selatan untuk melakukan investasi baru dan memperluas proyek yang sudah ada, dengan fokus pada pengembangan infrastruktur, kota pintar, semikonduktor, pusat data AI, energi nuklir, dan pelabuhan pintar," kata To Lam dikutip dari New Straits Times.

Pertemuan ini menjadi yang kedua dalam kurun kurang dari satu tahun, setelah sebelumnya To Lam berkunjung ke Seoul pada Agustus lalu.

Setelah penandatanganan kesepakatan, Lee menyoroti situasi global yang semakin tidak menentu serta meningkatnya persaingan teknologi.

"Dengan ketidakpastian geopolitik yang mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan persaingan teknologi yang semakin intensif, kami berharap masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah kedua negara dapat membangun pencapaian yang telah kita raih bersama," ujar Lee.

Vietnam sendiri mendorong peningkatan investasi Korea Selatan di berbagai sektor strategis, seperti infrastruktur, manufaktur elektronik canggih, semikonduktor, kecerdasan buatan, serta energi terbarukan.

Salah satu kesepakatan yang dicapai adalah kerangka kerja “rencana induk kerja sama sains, teknologi, dan inovasi” antara Vietnam dan Korea Selatan. Selain itu, terdapat pula kerja sama di bidang digital, hak kekayaan intelektual, serta pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir.

To Lam, yang bulan ini juga menjabat sebagai presiden selain posisi sebelumnya sebagai pimpinan Partai Komunis, tengah mendorong model pertumbuhan baru yang berfokus pada inovasi digital dan teknologi, sebagai upaya keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.

Menurut World Bank dalam laporan pembangunan 2024, banyak negara menghadapi “middle-income trap” ketika pendapatan per kapita mencapai sekitar 10 persen dari GDP Amerika Serikat, yang sulit untuk dilampaui.

Vietnam dan Korea Selatan menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai 150 miliar dolar AS pada 2030.

Raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung, menjadi investor asing terbesar di Vietnam dengan total investasi lebih dari 23 miliar dolar AS, menurut kementerian keuangan.

Melalui anak usahanya, Samsung Electronics, perusahaan tersebut juga berencana menambah investasi sebesar 4 miliar dolar AS untuk pembangunan pabrik pengemasan chip di Provinsi Thai Nguyen, Vietnam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:59 WIB

Haier Buka Toko Pertama di Indonesia, Hadirkan Kulkas, Mesin Cuci, hingga AC Canggih

Haier Buka Toko Pertama di Indonesia, Hadirkan Kulkas, Mesin Cuci, hingga AC Canggih

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 08:54 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Presiden Prabowo Ingin Perbanyak Jumlah Konser K-Pop di Indonesia

Presiden Prabowo Ingin Perbanyak Jumlah Konser K-Pop di Indonesia

Video | Kamis, 23 April 2026 | 16:20 WIB

Menguak Praktik Nyata AI dalam Bisnis Modern di Buku Bernard Marr

Menguak Praktik Nyata AI dalam Bisnis Modern di Buku Bernard Marr

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Aktivis Palestina Alami Luka Serius Akibat Taser Polisi dan Palu Saat Gerebek Pabrik Senjata

Aktivis Palestina Alami Luka Serius Akibat Taser Polisi dan Palu Saat Gerebek Pabrik Senjata

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:15 WIB

China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya

China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:12 WIB

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:59 WIB

Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur

Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:49 WIB

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:45 WIB

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:39 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:00 WIB

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB