8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
Korban jiwa di Lebanon meningkat menjadi 2.491 orang akibat serangan udara Israel terbaru. (Antara)
  • Delapan orang tewas di Lebanon menambah total korban jiwa menjadi 2.491 orang.

  • Korban luka mencapai 7.719 jiwa akibat serangan udara Israel yang terus berlanjut.

  • Gencatan senjata diperpanjang tiga minggu meskipun pelanggaran militer terus terjadi setiap hari.

Suara.com - Aksi militer Israel yang terus berlanjut di wilayah Lebanon kini memicu lonjakan angka kematian warga sipil hingga mencapai ribuan jiwa.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan delapan nyawa melayang dalam rangkaian serangan udara yang diluncurkan dalam kurun 24 jam terakhir.

Dikutip dari Anadolu, insiden berdarah ini menambah akumulasi jumlah korban tewas menjadi 2.491 orang sejak kekerasan pecah pada Maret tahun lalu.

Puluhan ribu warga Lebanon yang mengungsi mulai kembali ke rumah mereka di wilayah selatan, meski gencatan senjata dengan Israel masih diwarnai pelanggaran. [Tangkap layar X]
Puluhan ribu warga Lebanon yang mengungsi mulai kembali ke rumah mereka di wilayah selatan, meski gencatan senjata dengan Israel masih diwarnai pelanggaran. [Tangkap layar X]

Tren kekerasan yang konsisten ini menunjukkan kegagalan diplomasi dalam menghentikan pertumpahan darah di kawasan perbatasan tersebut.

Fakta ini mengungkap realitas pahit di lapangan yang sangat kontras dengan pembicaraan damai di tingkat internasional.

Selain menelan korban jiwa, gempuran terbaru militer Israel juga menyebabkan sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka serius.

Citra Satelit Israel lancurkan Lebanon (BBC)
Citra Satelit Israel lancurkan Lebanon (BBC)

Data terbaru menunjukkan total warga yang menderita luka-luka kini telah menyentuh angka 7.719 orang di seluruh Lebanon.

Petugas medis terus berjuang menangani korban yang berjatuhan di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan akibat konflik berkepanjangan.

Skala kerusakan infrastruktur dan dampak psikososial terhadap penduduk lokal semakin memperburuk krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Setiap ledakan yang terjadi tidak hanya merusak bangunan namun juga menghancurkan harapan warga untuk hidup tenang.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan kesepakatan baru antara Israel dan Lebanon untuk memperpanjang gencatan senjata.

Kesepakatan tersebut mencakup perpanjangan masa damai selama tiga minggu setelah negosiasi tingkat tinggi dilakukan di Gedung Putih.

“Israel dan Lebanon setuju untuk memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu menyusul putaran kedua negosiasi tingkat tinggi di Gedung Putih,” ujar Presiden Donald Trump pada hari Kamis.

Meskipun diplomasi dijalankan, komitmen di atas kertas tersebut tampak rapuh karena konfrontasi fisik masih terus terjadi secara nyata.

Pertemuan para duta besar di Oval Office tersebut belum mampu meredam ketegangan senjata yang terjadi di wilayah konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Terkini

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:01 WIB

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB