Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
Uni Emirat Arab keluar dari OPEC, apa dampaknya bagi Indonesia. (Unsplash)

Suara.com - Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi mengumumkan akan keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan OPEC+. Keputusan ini berdampak besar bagi kelompok produsen minyak tersebut, apalagi kini dunia tengah menghadapi krisis energi.

OPEC sendiri adalah organisasi negara penghasil minyak utama yang pertama kali dibentuk pada tahun 1960 oleh Arab Saudi, Iran, Irak, Venezuela, dan juga Kuwait. UEA resmi bergabung tujuh tahun setelah itu. Sejak saat itu, OPEC konsisten mengoordinasikan kebijakan produksi untuk memengaruhi pasokan serta harga minyak dunia.

Tujuan OPEC dibentuk tak lain untuk menjaga harga minyak tetap tinggi supaya negara-negara anggota memperoleh keuntungan maksimal dari sumber daya alamnya. Di sisi lain, harga minyak juga tetap dijaga supaya tidak menyebabkan resesi di negara konsumen ataupun menghambat aktivitas energi global.

Adapun keputusan UEA hengkang dari keanggotaan OPEC tersebut muncul usai berminggu-minggu serangan rudal dan drone oleh sesama anggota, Iran, yang secara masif menghambat ekspor minyak UEA melalui Selat Hormuz. Meski begitu, Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrouei,   dalam wawancaranya menyatakan bahwa keluarga UEA pada Jumat besak ini dipilih demi membatasi gangguan bagi sesama produsen di dalam kelompok tersebut.

Uni Emirat Arab turut menegaskan bahwa, lepasnya mereka dari OPEC juga keinginan negara agar lebih bebas dalam mengambil keputusan produksi tanpa hambatan dari OPEC. Hal tersebut dilakukan demi mencapai target kapasitas 5 juta barel per hari pada tahun 2027 mendatang.

Ilustrasi pertemuan anggota OPEC. (OPEC)
Ilustrasi pertemuan anggota OPEC. (OPEC)

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Keputusan yang mulai berlaku pada 1 Mei tersebut menjadikan OPEC harus kehilangan produsen minyak terbesar ketiganya. Dampak terbesar yang akan dirasakan yaitu melemahkan pengaruh OPEC atas pasokan serta harga minyak global.

Selain itu, keluarnya salah satu anggota terlama OPEC tersebut juga berpotensi melemahkan solidaritas internal organisasi. Sebab, selama ini mereka kerap menutupi perbedaan pandangan antaranggota tentang geopolitik dan kebijakan kuota produksi.

Keluarnya Uni Emirat Arab (UEA) dari OPEC juga berpotensi meningkatkan risiko perang harga, serta menggerakkan harga minyak dunia lantaran UEA bisa bebas meningkatkan produksi. Bagi Indonesia, kepurusan ini dapat menjadi sentimen campuran antara harga minyak berpotensi turun karena kelebihan pasokan, tetapi volatilitas pasar bisa meningkat. 

Berikut ini adalah dampak mendetail keluarga UEA dari OPEC bagi Indonesia:

1. Potensi Harga BBM Lebih Kompetitif

Apabila UEA meningkatkan produksi minyaknya secara signifikan di luar batas kuota OPEC, maka pasokan minyak global diperkirakan bisa meningkat. Hal ini lantas berpotensi menurunkan harga minyak mentah internasional. Selain itu, juga dapat meringankan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) Indonesia apabila harga jual lokal bisa disesuaikan.

2. Peningkatan Risiko Pasar

Keluarnya UEA dari OPEC dapat menciptakan ketidakpastian serta ketegangan di wilauaj Timur Tengah (seperti konflik di Selat Hormuz). Kejadian ini bisa memicu gejolak harga yang tak terduga (volatile) di seluruh dunia termasuk Indonesia.

3. Pergeseran Kemitraan Energi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Cetak Laba Rp15,5 Triliun pada Triwulan I 2026, Total Kredit Rp1.562 Triliun

BRI Cetak Laba Rp15,5 Triliun pada Triwulan I 2026, Total Kredit Rp1.562 Triliun

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 13:33 WIB

Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia, Jan Olde: Semoga Beruntung

Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia, Jan Olde: Semoga Beruntung

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 13:05 WIB

Pemain yang Gacor di Super League tapi Belum Dilirik John Herdman, Siapa Saja?

Pemain yang Gacor di Super League tapi Belum Dilirik John Herdman, Siapa Saja?

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 12:53 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:41 WIB

BRI Debit FC Barcelona Hadirkan Pengalaman Belanja Eksklusif untuk Para Fans

BRI Debit FC Barcelona Hadirkan Pengalaman Belanja Eksklusif untuk Para Fans

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:46 WIB

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:42 WIB

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:28 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:52 WIB

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:48 WIB

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:39 WIB

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:35 WIB