Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal

Arief Apriadi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:10 WIB
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
Eks sprinter Asian Games Wahyu Setiawan gantung sepatu demi keluarga. Kini ia comeback sebagai pelari maraton dan membagikan makna konsistensi. [Dok. IG wahyuuusetiawan]
baca 10 detik
  • Mantan sprinter nasional Wahyu Setiawan resmi meninggalkan atletik profesional demi memprioritaskan keluarganya.
  • Ia memilih berhenti karena pernah melewatkan kelahiran anak pertamanya saat menjalani pemusatan latihan di Jamaika tahun 2022.
  • Sejak April lalu, ia kembali aktif menekuni hobi lari jarak jauh di lintasan aspal.

Suara.com - Mantan sprinter Indonesia yang pernah tampil di Asian Games 2022 Hangzhou, Wahyu Setiawan, telah gantung sepatu dari dunia atletik profesional. Kini, ia kembali berlari dengan menekuni berbagai nomor lari di lintasan aspal.

Keputusan meninggalkan olahraga kompetitif dilatarbelakangi alasan personal. Wahyu memilih memprioritaskan keluarga setelah bertahun-tahun fokus membela Merah Putih.

Pengorbanan Wahyu Setiawan Demi Keluarga

Eks sprinter Asian Games Wahyu Setiawan gantung sepatu demi keluarga. Kini ia comeback sebagai pelari maraton dan membagikan makna konsistensi. [Dok. Istimewa]
Eks sprinter Asian Games Wahyu Setiawan gantung sepatu demi keluarga. Kini ia comeback sebagai pelari maraton dan membagikan makna konsistensi. [Dok. Istimewa]

Titik balik perjalanan karier Wahyu bermula ketika ia harus melewatkan momen kelahiran anak pertamanya.

Saat itu, ia sedang menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) selama tiga bulan di Jamaika pada 2022.

"Ceritanya anak pertama saya, saya nggak bisa melihat (kelahiran), saya harus TC di Jamaika tiga bulan," kenang Wahyu dalam acara HOKA Clifton PRO “Lari Lagi, Lari Terus” Community Run di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Pengalaman tersebut membuat Wahyu menyadari bahwa prioritas hidupnya mulai bergeser. Ia ingin memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga dan menyaksikan momen penting dalam tumbuh kembang anak-anaknya.

Wahyu kemudian memutuskan berhenti dari dunia atletik kompetitif demi bisa menyaksikan kelahiran anak keduanya.

"Dan anak kedua ini saya mutusin berhenti, saya pengen lihat dia," ungkap Wahyu di hadapan ratusan pelari dari berbagai komunitas.

baca juga

Kembali Berlari

Meski meninggalkan sepatu paku (spikes) sebagai atlet nasional, kecintaan Wahyu terhadap olahraga lari tidak pernah benar-benar hilang.

Sejak April lalu, ia memutuskan comeback. Namun, kali ini Wahyu tidak kembali ke lintasan tartan sebagai sprinter, melainkan menekuni lari jarak jauh di lintasan aspal.

Wahyu kini menjadikan maraton sebagai hobi untuk menjaga kebugaran sekaligus menikmati olahraga lari dengan cara yang lebih fleksibel.

Sebagai pelari kasual, ia juga bisa menikmati sisi lain dari olahraga yang telah membesarkan namanya.

Dalam sesi berbagi pengalaman tersebut, Wahyu turut memotivasi komunitas pelari di Jakarta mengenai pentingnya menjaga konsistensi.

"Setiap pelari pasti pernah mengalami perubahan dalam rutinitas latihannya," kata Wahyu.

"Pengalaman tersebut mengajarkan saya bahwa konsistensi lahir dari kemauan untuk terus kembali, sekalipun ritmenya berubah," tegasnya.

Wahyu Setiawan sebelumnya dikenal sebagai sprinter nasional yang berkompetisi di nomor 100 meter putra dan estafet 4x100 meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026

Sport | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:55 WIB

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Sport | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:22 WIB

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:35 WIB

2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi

2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi

Sport | Minggu, 30 November 2025 | 09:58 WIB

Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang

Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang

Sport | Senin, 08 September 2025 | 10:33 WIB

Terkini

Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata

Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI

Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta

Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar

Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern

Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:55 WIB

×