Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
Mojtaba Khamenei (Tasnimnews)
  • Iran mendeklarasikan kemenangan atas Amerika Serikat dan membuka era baru di Selat Hormuz.

  • Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei menegaskan pengambilalihan kontrol keamanan perairan Teluk dari pihak asing.

  • Pemerintah Iran membantah kabar kritisnya kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei akibat serangan rudal musuh.

Suara.com - Era baru kedaulatan di Teluk Persia dan Selat Hormuz resmi dimulai setelah Iran mengklaim kemenangan telak atas agresi militer Amerika Serikat.

Keberhasilan memukul mundur kekuatan asing ini menjadi titik balik penting bagi stabilitas keamanan maritim di wilayah Iran.

Iran kini bersiap mengambil alih kontrol penuh atas jalur perairan strategis guna memastikan kepentingan ekonomi negara-negara kawasan terlindungi.

Mojtaba Khamenei (Jerusalem post)
Mojtaba Khamenei (Jerusalem post)

Pernyataan ini menandai ketegasan Iran dalam mengakhiri intervensi pihak luar yang selama ini mendominasi jalur logistik dunia.

Langkah ini sekaligus merespons dinamika perang yang telah berkecamuk sejak akhir Februari lalu antara Iran dengan blok AS-Israel.

"Hari ini, dua bulan setelah pengerahan militer terbesar dan agresi oleh para kekuatan arogan dunia di kawasan, serta kegagalan memalukan Amerika Serikat dalam rencananya, sebuah babak baru tengah terbuka bagi Teluk Persia dan Selat Hormuz," kata Khamenei dikutip dari Tasnimnews, Jumat (1/5/2026).

Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya merilis pernyataan pertama setelah beredar kabar dirinya koma dan mengalami amputasi kaki akibat serangan udara AS–Israel. [Tangkap layar X]
Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya merilis pernyataan pertama setelah beredar kabar dirinya koma dan mengalami amputasi kaki akibat serangan udara AS–Israel. [Tangkap layar X]

Pemerintah Iran berkomitmen penuh untuk mensterilkan wilayah perairan mereka dari segala bentuk provokasi angkatan laut musuh.

Transformasi pengelolaan Selat Hormuz diproyeksikan bakal memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kolektif di Timur Tengah.

Khamenei optimistis bahwa kendali mandiri atas wilayah tersebut akan menghadirkan ketenangan jangka panjang bagi seluruh negara tetangga.

Visi ini menekankan bahwa masa depan keamanan regional harus berada di tangan bangsa-bangsa di sekitar Teluk itu sendiri.

Hingga saat ini, sosok Mojtaba Khamenei memang belum tampil secara fisik di hadapan publik sejak menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi.

Gaya kepemimpinannya yang lebih banyak memanfaatkan platform media sosial dan siaran resmi pemerintah memicu berbagai spekulasi global.

Intelijen Barat sempat meragukan kondisi kesehatan sang pemimpin dan mempertanyakan efektivitas komando tertinggi di dalam negeri.

Namun, otoritas Iran dengan tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa Mojtaba berada dalam kondisi kritis akibat serangan udara.

Isu mengenai luka parah tersebut dianggap sebagai upaya disinformasi untuk menggoyahkan soliditas internal pemerintahan Iran pasca pergantian kekuasaan.

Pejabat senior Iran, Azim Ebrahimpour, menjelaskan bahwa sang pemimpin hanya mengalami cedera ringan pada bagian kaki.

Insiden tersebut terjadi saat ledakan rudal menghantam kompleks kediaman pemimpin sebelumnya di tengah serangan gabungan AS-Israel.

Ebrahimpour menyatakan laporan mengenai cedera parah Mojtaba merupakan berita palsu yang ditujukan menciptakan perpecahan.

Klarifikasi ini bertujuan untuk mematahkan keraguan publik mengenai siapa yang sebenarnya memegang kendali otoritas tertinggi di Teheran.

Dengan munculnya pernyataan tertulis ini, Iran ingin menunjukkan bahwa struktur pemerintahan tetap berjalan solid dan terorganisir dengan baik.

Konflik bersenjata ini pecah pada 28 Februari lalu setelah serangan udara AS-Israel menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei.

Selama dua bulan terakhir, wilayah Teluk menjadi titik panas pertempuran yang melibatkan pengerahan militer besar-besaran dari pihak Amerika Serikat.

Spekulasi mengenai kondisi Mojtaba terus berkembang karena ia tidak pernah muncul secara visual, sementara Iran mengklaim serangan tersebut gagal mencapai tujuan strategisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:58 WIB

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

Terkini

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:30 WIB

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:29 WIB

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:12 WIB

Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi

Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:09 WIB

Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza

Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:59 WIB

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:28 WIB

Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!

Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:05 WIB

Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang

Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:49 WIB

Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari

Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:41 WIB