Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah

Galih Prasetyo

Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:20 WIB
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
Kerusuhan besar pecah di Alice Springs, wilayah Northern Territory, Australia, setelah polisi menangkap pria yang diduga membunuh bocah perempuan Aborigin berusia lima tahun bernama Kumanjayi Little Baby. [Istimewa]
  • Kerusuhan pecah di Alice Springs, Australia, pada Jumat (1/5/2026) setelah warga menyerang tersangka pembunuhan bocah perempuan berusia lima tahun.
  • Sekitar 400 massa bentrok dengan petugas di rumah sakit, mengakibatkan kerusakan fasilitas publik serta melukai polisi dan tenaga medis.
  • Tersangka bernama Jefferson Lewis telah dipindahkan ke Darwin untuk menjalani proses hukum setelah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian setempat.

Suara.com - Kerusuhan besar pecah di Alice Springs, wilayah Northern Territory, Australia, setelah polisi menangkap pria yang diduga membunuh bocah perempuan Aborigin berusia lima tahun bernama Kumanjayi Little Baby.

Ratusan warga turun ke jalan dan bentrok dengan aparat serta petugas darurat menyusul penangkapan tersangka.

Polisi menyebut sekitar 400 orang berkumpul di Rumah Sakit Alice Springs pada Jumat (1/5/2026), lokasi tersangka dibawa setelah dihajar warga hingga tak sadarkan diri.

Massa yang marah melempari petugas dengan berbagai benda dan membakar api di sejumlah titik.

Akibat kerusuhan tersebut, sejumlah polisi dan tenaga medis mengalami luka-luka.

Kendaraan polisi, ambulans, serta mobil pemadam kebakaran juga dilaporkan rusak, sementara aparat menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Kerusuhan besar pecah di Alice Springs, wilayah Northern Territory, Australia, setelah polisi menangkap pria yang diduga membunuh bocah perempuan Aborigin berusia lima tahun bernama Kumanjayi Little Baby. [Istimewa]
Kerusuhan besar pecah di Alice Springs, wilayah Northern Territory, Australia, setelah polisi menangkap pria yang diduga membunuh bocah perempuan Aborigin berusia lima tahun bernama Kumanjayi Little Baby. [Istimewa]

Komisioner Polisi Northern Territory, Martin Dole, mengatakan tersangka bernama Jefferson Lewis, 47 tahun, menyerahkan diri ke polisi setelah sebelumnya diduga menculik dan membunuh korban.

“Setelah menyerahkan diri, anggota komunitas di kamp tersebut memutuskan melakukan aksi main hakim sendiri terhadap Jefferson,” kata Dole dilansir dari Aljazeera.

Kumanjayi Little Baby dilaporkan hilang sejak Sabtu malam dari rumahnya di pinggiran Alice Springs. Jenazah bocah itu ditemukan pada Kamis setelah pencarian besar-besaran oleh ratusan warga di area semak belukar sekitar kota.

Polisi mengungkap Jefferson Lewis sebelumnya pernah dihukum atas kasus kekerasan fisik dan baru saja dibebaskan dari penjara.

Demi alasan keamanan, tersangka telah dipindahkan ke Darwin dan diperkirakan akan segera didakwa dalam beberapa hari ke depan.

Perdana Menteri Anthony Albanese meminta masyarakat menahan diri meski memahami kemarahan publik atas tragedi tersebut.

Seruan serupa disampaikan para tetua Aborigin yang meminta warga menyerahkan proses hukum kepada aparat.

“Pria ini sudah ditangkap, dan sekarang kita harus membiarkan keadilan berjalan sambil berduka untuk Kumanjayi,” ujar juru bicara keluarga korban, Robin Granites.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?

Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:38 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:21 WIB

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026

Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB

Terkini

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:42 WIB

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:22 WIB

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:21 WIB

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:14 WIB

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:04 WIB

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:01 WIB