Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:28 WIB
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
Suasana lokasi penggerebekan markas judi online. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Aparat kepolisian menggerebek markas judi daring lintas negara di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat, pada Sabtu 9 Mei 2026.
  • Pasukan Brimob dan petugas imigrasi mengamankan lokasi serta menyita berbagai perangkat elektronik yang diduga sebagai sarana operasional perjudian tersebut.
  • Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah individu yang diduga terlibat dalam sindikat internasional untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Suara.com - Sebuah operasi besar berskala internasional memecah rutinitas kawasan perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).

Penggerebekan tersebut merupakan langkah tegas aparat kepolisian dalam menggulung jaringan judi daring lintas negara.

Pasukan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya berseragam komplet tampak mengawal ketat area Hayam Wuruk Plaza Tower.

Para personel taktis bersenjata laras panjang, berompi antipeluru, serta mengenakan helm pelindung itu disiagakan untuk memagari akses keluar dan masuk gedung.

Suasana lokasi penggerebekan markas judi online. (Suara.com/Adiyoga)
Suasana lokasi penggerebekan markas judi online. (Suara.com/Adiyoga)

Tidak hanya kepolisian, petugas imigrasi turut diterjunkan dalam penyergapan ini karena adanya indikasi kuat keterlibatan sindikat mancanegara.

Pada area dalam gedung, penyidik tampak sibuk menyelisik rupa-rupa barang sitaan dari markas gelap tersebut.

Beberapa kotak kontainer bertuliskan “Double Check Indonesia” turut dievakuasi oleh petugas menuju pelataran menggunakan kereta dorong.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengamini pengerahan pasukan elite di lokasi penggerebekan.

“Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diturunkan untuk membantu pengamanan lokasi. Ini agar proses penyidikan, pengumpulan barang bukti, hingga pengamanan para pihak yang diduga terlibat bisa berjalan optimal,” ujar Budi.

baca juga

Pihak berwajib menyita pelbagai gawai elektronik yang ditengarai menjadi alat operasional utama perjudian ilegal itu.

Sejumlah individu di sarang perjudian pun kini telah diamankan, kendati kepolisian belum membeberkan jumlah pasti serta peranan mereka karena proses pendalaman masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional

Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:48 WIB

Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus

Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:30 WIB

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:22 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB