Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54 WIB
Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus
Oditur militer tak dapat akses temui Andrie Yunus di RSCM. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Oditur Militer II-07 Jakarta mendatangi RSCM pada 12 Mei 2026 untuk membesuk korban penyiraman air keras, Andrie Yunus.
  • Manajemen RSCM melarang kunjungan karena korban harus menjaga posisi tubuh tetap statis pascaoperasi demi keberhasilan tindakan medis.
  • Oditur berencana memanggil dokter sebagai saksi ahli di persidangan guna menggantikan keterangan korban dalam menyusun tuntutan hukum terdakwa.

Suara.com - Oditur Militer II-07 Jakarta yang menangani perkara penyiraman air keras oleh empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, pada Selasa (12/5/2026) untuk membesuk Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, selaku korban dalam perkara tersebut.

Meski telah bersurat lebih dulu ke pihak rumah sakit, Oditur Militer II-07 tetap tidak diizinkan bertemu langsung dengan Andrie.

Letkol Chk Muhammad Iswandi selaku salah satu perwakilan oditur menerangkan bahwa kedatangan mereka ke RSCM didorong rasa kemanusiaan.

"Secara dari sisi kemanusiaan, kami ingin membesuk atau mengunjungi saudara Andrie Yunus yang menjadi korban dari para terdakwa. Dari sisi kemanusiaan, kami sebagai manusia biasa ingin menyampaikan rasa empati dan simpati juga kepada saudara Andrie Yunus terkait perbuatan para terdakwa," kata Iswandi.

Namun, pihak manajemen RSCM menjelaskan bahwa Andrie baru saja menjalani operasi dan masih dalam masa pemulihan, sehingga kunjungan tidak dimungkinkan demi keselamatan pasien.

"Akan sangat berbahaya apabila saudara Andrie Yunus mendapat kunjungan," terang Iswandi.

Ada satu kondisi spesifik yang menjadi alasan larangan kunjungan terhadap Andrie selepas tindakan medis.

"Di sebelah kanan, bahu sebelah kanan, itu tidak boleh bergerak. Tadi informasi dari manajemen rumah sakit, ini harus posisi statis. Kalau bergerak sedikit, nanti operasinya akan gagal," jelas Iswandi.

Tim oditur militer akhirnya hanya bertemu manajemen RSCM bersama tim penasihat hukum Andrie saja untuk mendapat penjelasan ihwal kondisi korban.

baca juga

"Kami dijelaskan panjang lebar mengapa saudara Andrie Yunus tidak bisa dibesuk, tidak bisa ditengok. Jadi kami memahami," ucap Iswandi.

Keterangan dari Andrie selaku korban maupun dokter memang sangat dibutuhkan oditur sebagai "amunisi" dalam menentukan pasal tuntutan terhadap para terdakwa.

"Kalau kami tidak dapat, ya kami hanya dari para bukti dan dari pengakuan terdakwa serta saksi-saksi yang sudah kami periksa," tutur Iswandi.

Oleh karenanya, tim oditur membuka kemungkinan untuk memanggil dokter sebagai saksi ahli di persidangan andai memang Andrie tidak dapat dihadirkan.

Pemanggilan dokter dilakukan guna memperoleh gambaran kondisi terkini Andrie sebelum tuntutan disusun.

"Kalau memang nanti kami diperintahkan untuk memanggil dokter, nanti kami akan panggil," pungkas Iswandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:36 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Andrie Yunus Tolak Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Foto | Senin, 11 Mei 2026 | 18:29 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×