Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB
Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu
Gunung Merapi saat cuaca cerah. (Twitter)
baca 10 detik
  • Balai TNGM menjaring 60 pendaki ilegal di Gunung Merapi selama setahun sejak April 2025 karena motif FOMO.
  • Aktivitas pendakian ilegal tetap dilakukan meski status Gunung Merapi berada pada Level III atau Siaga bahaya.
  • Satu pendaki ilegal meninggal dunia pada Desember 2025 akibat nekat mendaki di kawasan rawan bencana tersebut.

Suara.com - Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) mencatat sekitar 60 orang terjaring dalam penertiban pendakian ilegal Gunung Merapi selama kurun waktu satu tahun sejak April 2025. Haus validasi dan fear of missing out (FOMO) masih menjadi alasan para pendaki ilegal itu.

Kepala Balai TNGM, T. Heri Wibowo, menuturkan fenomena ini menjadi perhatian serius. Hal itu mengingat aktivitas pendakian yang dilakukan dalam status Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.

Pada Desember 2025, aktivitas pendakian ilegal tersebut bahkan memakan korban jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Merapi, yang mempertegas tingginya risiko keselamatan yang mengintai para pendaki.

"Dalam kurun waktu setahun sejak April 2025, sekitar 60 orang telah terjaring dalam penertiban pendakian ilegal Gunung Merapi," kata Heri dalam keterangannya dikutip, Kamis (14/5/2026).

Disampaikan Heri, para pendaki ilegal itu berasal dari berbagai kota di Pulau Jawa dengan dominasi wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Sebagian dari mereka tidak hanya sekali mendaki Gunung Merapi," imbuhnya.

Adapun mayoritas pendaki ilegal itu berstatus pelajar, mahasiswa, hingga karyawan dengan rentang usia 15 hingga 25 tahun.

Menurut Heri, motif para pendaki ilegal beragam, mulai dari rasa penasaran, keinginan mendapatkan pengakuan atau validasi sosial, tren FOMO, hingga ambisi menaklukkan seven summits of Java.

"Dengan dalih penasaran, keinginan diakui (validasi), trend FOMO (Fear of Missing Out), hingga keinginan menaklukkan seven summits of Java menjadi motif para pendaki ilegal," ujarnya.

baca juga

Media sosial dinilai turut memperkuat fenomena ini karena menjadi ruang untuk mengekspresikan aktivitas pendakian tersebut.

Tangkapan layar Gunung Merapi di perbatasan DIY-Jawa Tengah Erupis, Sabtu (11/3/2023). (Twitter/@calyadaa_)
Tangkapan layar Gunung Merapi di perbatasan DIY-Jawa Tengah Erupis, Sabtu (11/3/2023). (Twitter/@calyadaa_)

Balai TNGM sebenarnya telah melakukan berbagai langkah pencegahan sejak penutupan jalur pendakian diberlakukan.

Upaya itu meliputi sosialisasi virtual, pemasangan papan imbauan larangan pendakian, penjagaan pada jalur pendakian, hingga koordinasi dan konsultasi dengan berbagai pihak terkait.

Namun demikian, fenomena pendakian ilegal ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kebijakan yang telah ditetapkan dengan tingkat pemahaman serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan keselamatan di kawasan rawan bencana.

Berdasarkan koordinasi Balai TNGM bersama pihak terkait, Heri menegaskan dengan status Gunung Merapi yang masih Siaga, aktivitas pendakian saat ini tidak direkomendasikan.

"Dengan potensi bahaya guguran lava, awan panas, dan lontaran material vulkanik menyebabkan aktivitas pendakian Gunung Merapi saat ini tidak direkomendasikan. Demi keselamatan masyarakat dan pengunjung," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

Ulasan Novel Maya, Pencarian Hakikat Ketuhanan di Kaki Gunung Merapi

Ulasan Novel Maya, Pencarian Hakikat Ketuhanan di Kaki Gunung Merapi

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Pendaki Serbu Gunung Lawu di Musim Libur Lebaran, Antrean Bak Nonton Konser

Pendaki Serbu Gunung Lawu di Musim Libur Lebaran, Antrean Bak Nonton Konser

Video | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:25 WIB

Menjajaki Trek Gunung Kawi: si Cantik yang Butuh Effort!

Menjajaki Trek Gunung Kawi: si Cantik yang Butuh Effort!

Your Say | Rabu, 21 Januari 2026 | 10:32 WIB

Anti-Tersesat! 6 Fakta Gelang RFID, Syarat Wajib Baru Mendaki Gunung Gede Pangrango

Anti-Tersesat! 6 Fakta Gelang RFID, Syarat Wajib Baru Mendaki Gunung Gede Pangrango

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:55 WIB

Menikmati Keindahan Gunung Buthak, si Cantik yang Dijuluki Miniatur Argopuro

Menikmati Keindahan Gunung Buthak, si Cantik yang Dijuluki Miniatur Argopuro

Your Say | Sabtu, 17 Januari 2026 | 18:40 WIB

6 Rekomendasi Tas untuk Tektok Gunung, Merek Lokal Mulai Rp100 Ribuan

6 Rekomendasi Tas untuk Tektok Gunung, Merek Lokal Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

News | Senin, 28 September 2026 | 09:36 WIB

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

News | Senin, 28 September 2026 | 09:27 WIB

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:22 WIB

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

×