5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:19 WIB
5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas
Foto sebagai ILUSTRASI: Rafa (11) terbaring tak sadarkan diri di ruang rawat intensif anak (PICU) RSUP Dr. Kariadi, Semarang karena keganasan bisa ular weling yang menggigitnya, Kamis (17/7/2025). [Istimewa]
  • Dua pemuda di Pasir Jaya, Bogor, dipatuk ular weling saat sedang berkumpul pada Selasa, 12 Mei 2026 malam.
  • Korban sempat memainkan ular tersebut tanpa menyadari bahaya racun neurotoksin yang melumpuhkan sistem saraf hingga menyebabkan sesak napas.
  • Insiden tersebut mengakibatkan satu pemuda meninggal dunia, sementara rekannya dalam kondisi kritis di ruang ICU RS Ummi Bogor.

Suara.com - Nasib nahas menimpa dua pemuda di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Niat hati ingin bermain, nyawa salah satu dari mereka justru melayang usai dipatuk ular berbisa jenis weling (krait).

"Nah, korban mungkin tidak tahu itu ular berbisa. Nah, pada saat digigit, ada rekannya yang refleks menangkap ular tersebut," tutur Lurah Pasir Jaya, Rizki Dwi Nugraha, dikutip pada Jumat (15/5/2026).

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (12/5/2026) malam ini menyisakan duka mendalam dan pelajaran berharga tentang bahaya satwa liar.

Berikut adalah fakta-fakta di balik insiden maut tersebut:

1. Kronologi Saat Sedang Nongkrong

Peristiwa ini bermula saat korban berinisial UZS (18) alias Umar dan rekannya H (21) alias Hendra sedang berkumpul di kawasan persawahan Landbouw, Pasir Jaya. Sekitar pukul 23.00 WIB, seekor ular weling melintas di dekat mereka.

"Nah dia itu tidak sengaja melihat ular. Si ular ini langsung macok (matuk) agresif," ujar Lurah Pasir Jaya, Rizki Dwi Nugraha.

2. Ular Sempat Dijadikan Mainan dan Direkam Video

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial kedua pemuda tersebut terlihat bermain dengan ular tersebut.

Mereka tidak menjauh atau mencari pertolongan medis, kedua pemuda ini diduga tidak menyadari bahwa ular tersebut sangat berbisa. Ular bercorak hitam-putih itu justru ditangkap dan dijadikan bahan candaan.

"Tapi yang patut disayangkan, ketika pada saat ditangkap, info yang saya terima, ular tersebut dijadikan main-mainan lah sama korban," kata Rizki.

Bahkan, Hendra sempat merekam aksi mereka memainkan ular tersebut melalui ponselnya.

3. Korban Sempat Sembunyikan Kejadian dari Orang Tua

Usai dipatuk, UZS (18) memilih pulang ke rumah tanpa memberitahu keluarganya soal insiden tersebut. Ia bahkan meminta temannya untuk merahasiakan kejadian itu.

Hal itu diungkapkan ibunda UZS, Aye (47), yang sama sekali tidak mengetahui kondisi putranya malam itu. Aye baru menyadari ada yang tidak beres saat hendak membangunkan Umar keesokan paginya.

"Kok gak bangun-bangun. Matanya juga gak melek-melek terus kaya sesak nafas gitu," jelas Aye.

4. Gejala Mematikan Baru Muncul Saat Subuh

Bisa ular weling dikenal bersifat neurotoksin yang tidak langsung menimbulkan rasa sakit hebat di awal, namun secara progresif melumpuhkan sistem saraf dan otot pernapasan, sehingga dapat berujung pada kematian jika tidak segera ditangani. Para korban mulai merasakan dampak serius menjelang subuh.

"Sempat pulang. Lalu ada gejala seperti dehidrasi baru dibawa ke rumah sakit. Sudah pucat, mungkin racunnya baru masuk subuh infonya dia dibawa itu," jelas Rizki.

Tetangga korban bahkan sempat mendengar UZS menangis saat subuh, diduga menahan sakit yang luar biasa secara diam-diam.

5. Satu Korban Meninggal Dunia, Satu Kritis di ICU

Akibat telat mendapatkan penanganan medis dan terbatasnya stok obat antibisa, nyawa UZS tidak tertolong.

Sementara itu, Hendra masih berjuang melewati masa kritis di RS UMMI Bogor.

"Betul, satu orang yang meninggal. (Korban lain) atas nama Hendra kondisi kritis di ruang ICU RS Ummi, masih dalam penanganan medis," kata Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin mengonfirmasi status kedua korban, dikutip pada Jumat (15/5/2026). (Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak

Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB

Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug

Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:56 WIB

Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular

Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:24 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor

Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:56 WIB

Terkini

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:13 WIB

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:12 WIB

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:04 WIB

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:59 WIB

Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:57 WIB

TPST Bantargebang Tutup 2027, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif ke RW yang Lakukan Pemilahan Sampah

TPST Bantargebang Tutup 2027, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif ke RW yang Lakukan Pemilahan Sampah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:49 WIB

Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri

Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:48 WIB

Penyidikan Dinilai Stagnan Jadi Alasan TAUD Ajukan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

Penyidikan Dinilai Stagnan Jadi Alasan TAUD Ajukan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:37 WIB

Kejagung Usut Prosedur Ekspor POME, Eks Dirjen Bea Cukai Askolani Turut Diperiksa

Kejagung Usut Prosedur Ekspor POME, Eks Dirjen Bea Cukai Askolani Turut Diperiksa

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:37 WIB

Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara

Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:30 WIB