Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB
Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • Kementerian Sosial menjaring 700 anak jalanan dan putus sekolah di Jabodetabek sejak April 2026 untuk mengikuti program Sekolah Rakyat.
  • Menteri Sosial akan meminta persetujuan orang tua sebelum menempatkan anak-anak tersebut di asrama milik pemerintah tahun ajaran 2026/2027.
  • Proses seleksi dilakukan melalui verifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional serta kunjungan lapangan untuk memastikan kondisi faktual anak.

Suara.com - Kementerian Sosial telah menjaring hampir 600 anak jalanan di area Jabodetabek untuk didaftarkan menjadi siswa Sekolah Rakyat. Ditambah dengan anak-anak yang putus sekolah, jumlahnya mencapai 700 orang. 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, selanjutnya pihak Kemensos akan meminta izin kepada orang tua atau wali asuh anak-anak tersebut sebelum nantinya dibawa ke asrama Sekolah Rakyat.

"Sekarang sudah 700-an. Hampir 600 itu memang kebetulan ditemukan di jalan, kemudian ditindaklanjuti kunjungan ke rumahnya, dialog dengan orang tuanya," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Kemensos berencana mengundang para wali asuh anak-anak dalam waktu 1-2 pekan ke depan. Ratusan anak itu rencananya akan disebar ke berbagai titik Sekolah Rakyat yang ada di area Jabodetabek.

"Nanti akan dibagi di beberapa titik, menggunakan gedung-gedung sementara, seperti di LAN, kemudian di Kementerian Perhubungan, aset-asetnya Kementerian Perhubungan, ada juga pertanian BNN dan dari Kemensos sendiri. Ini semua sedang dalam proses," tuturnya.

Penyisiran anak jalanan itu telah dilakukan Kemensos sejak April lalu. Mereka rencananya akan direkrut menjadi siswa Sekolah Rakyat tahun ajaran baru 2026/2027. 

Pada tahap awal April lalu, Kemensos telah menjaring 77 anak jalanan di daerah Penjompongan, Jakarta Pusat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 anak teridentifikasi berasal dari jalanan dengan kondisi tidak bersekolah bahkan bekerja informal. 

Setelah teridentifikasi, Gus Ipul mengatakan anak-anak tersebut tidak serta-merta langsung direkrut, melainkan diajak berdialog hingga dilakukan penelusuran ke rumah masing-masing untuk memastikan kondisi riil di lapangan.

Tujuannya, untuk memastikan kalau mereka benar terdaftar sebagai kelompok desi 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

baca juga

Diketahui bahwa proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat dilakukan melalui dua jalur utama. Pertama, melalui data yang sudah tercatat dalam DTSEN, yang kemudian diverifikasi langsung dengan mendatangi rumah calon siswa untuk mencocokkan kondisi faktual. 

Setelah itu, Kemensos juga melakukan pendekatan kepada orang tua guna memastikan persetujuan sebelum anak ditetapkan sebagai calon siswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:31 WIB

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:03 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Parfum Lokal yang Mirip Baccarat Rouge 540: Wangi Awet dan Harga Terjangkau

3 Rekomendasi Parfum Lokal yang Mirip Baccarat Rouge 540: Wangi Awet dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker

Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:30 WIB

6 Zodiak Paling Beruntung pada Jumat, 2 Oktober 2026: Masalah Finansial Mulai Terselesaikan!

6 Zodiak Paling Beruntung pada Jumat, 2 Oktober 2026: Masalah Finansial Mulai Terselesaikan!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:29 WIB

5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah

5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:08 WIB

×