Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 19 Mei 2026 | 09:46 WIB
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
Blokade laut Israel memicu kecaman global setelah penangkapan ilegal ratusan relawan kemanusiaan di perairan Siprus. (Al Jazeera)
  • Pasukan Israel mencegat kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 di Laut Mediterania pada Senin, 18 Mei 2026.
  • Relawan GPCI, Herman Budiyanto dan Ronggo Wirasanu, berhasil meloloskan diri menggunakan strategi manuver kapal yang berpencar ke berbagai arah.
  • Lima relawan WNI dari berbagai media nasional ditangkap dan diculik oleh tentara Israel saat berada di tengah laut lepas.

Suara.com - Pasukan Israel menghadang sejumlah kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 yang tengah membawa bantuan logistik menuju Jalur Gaza, Palestina. Di tengah situasi genting tersebut, salah satu relawan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Herman Budiyanto, membagikan kesaksian mencekam saat kapal perang Israel mulai melakukan pencegatan.

Melalui sambungan video conference pada Senin (18/5) malam waktu Indonesia, Herman yang saat itu masih terombang-ambing berlayar di Laut Mediterania menceritakan detik-detik menegangkan tersebut. 

Ia mengaku sudah melihat tanda-tanda pengawasan udara sejak malam sebelum kabar pencegatan (intercept) oleh Israel Defense Forces (IDF) atau Pasukan Pertahanan Israel mencuat.

"Pagi baru muncul adanya kapal, dua kapal perang dari IDF. Kapal-kapal ini menurunkan sekoci-sekoci bergerak mendekati, mengejar kapal-kapal kita," kata Herman melalui sambungan video saat konferensi pers di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Herman diketahui berada di atas Kapal Zapyro bersama rekannya, Ronggo Wirasanu. Ia bersyukur kapal yang mereka tumpangi berhasil bermanuver dan lolos dari kejaran tentara Israel.

Lebih lanjut, Herman membeberkan strategi yang digunakan armada kapal bantuan untuk meloloskan diri dari kepungan militer Israel, yaitu dengan cara melarikan diri secara terpencar ke berbagai arah, sebelum nantinya berkumpul kembali di titik koordinat yang disepakati.

"Memang tadi kita menghindar melebar, dari kapal-kapal yang lain memang strateginya menyebar semuanya, meluas dan nanti kita akan kembali pada titik yang akan kita tuju," ujarnya.

Rekan Herman, Ronggo Wirasanu, menambahkan bahwa situasi di sekitar kapal mereka saat ini sudah bersih dari armada Israel. Meski begitu, pihak relawan tetap bersiaga penuh demi keselamatan perjalanan.

"Pantauan sejauh titik ini nggak ada kapal tentara, tapi kami masih terus waspada sampai nanti malam mungkin ya," ujar Ronggo.

Di sisi lain, nasib malang menimpa sejumlah rekan mereka. Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) sebelumnya mengumumkan ada lima warga negara Indonesia (WNI) yang diculik oleh tentara zionis Israel di tengah laut lepas Mediterania saat berlayar menuju Gaza.

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, mengonfirmasi per Senin (18/5) pukul 21.20 WIB, beberapa kapal lainnya telah diintersep oleh tentara Israel.

Lima WNI yang ditangkap tersebut di antaranya adalah aktivis Andi Angga di kapal Josef, jurnalis Republika Bambang Noroyono di Kapal Bolarize, serta tiga WNI di kapal Ozgurluk yakni jurnalis TV Tempo Andre Prasetyo, jurnalis Republika Thoudy Badai, dan jurnalis iNews Heru Rahendro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Terkini

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:13 WIB

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:00 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:45 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:20 WIB