WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
Mantan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin, (Suara.com/Angga Budhiyanto)
baca 10 detik
  • Din Syamsuddin mendesak pemerintah segera menyelamatkan sembilan WNI relawan kemanusiaan yang disandera militer Israel di perairan Mediterania.
  • Penyanderaan terjadi saat misi Global Sumud Flotilla 2026 berupaya menyalurkan bantuan logistik ke Jalur Gaza sejak Minggu malam.
  • Pemerintah diminta menggunakan forum internasional Board of Peace untuk menekan Israel agar membebaskan seluruh warga negara yang ditahan.

Suara.com - Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP), M. Din Syamsuddin, mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah konkret guna menyelamatkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang kini disandera oleh militer Israel di perairan Mediterania.

Sembilan relawan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2026 yang bertujuan menyalurkan bantuan logistik ke Jalur Gaza.

Din memperingatkan adanya risiko kekerasan fisik yang membayangi para relawan selama berada dalam penahanan tentara Zionis.

“Sangat dikhawatirkan mereka menerima perlakuan kekerasan dan kejam oleh Tentara Zionis Israel,” ujar Din dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).

Menurut Din intervensi cepat dari pemerintah merupakan kewajiban mutlak yang telah diatur dalam dasar hukum negara.

“Tindakan cepat pemerintah Indonesia adalah amanat konstitusi bahwa pemerintah bertanggung jawab melindungi segenap warga bangsa,” tegasnya.

Momen Donald Trump meminta Prabowo memegangi dokumen Board of Peace. (YouTube/ The White House)
Momen Donald Trump meminta Prabowo memegangi dokumen Board of Peace. (YouTube/ The White House)

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut juga mengutuk keras tindakan Israel yang menyasar relawan sipil pembawa bantuan kemanusiaan.

Menurutnya, penghadangan misi ini adalah sebuah pelanggaran hukum internasional yang berat.

“Penculikan para relawan kemanusiaan dari Indonesia termasuk adalah kekejaman, kekejian, dan kejahatan kemanusiaan. Mereka pergi ke Gaza atau Palestina bersama para relawan mancanegara bertujuan untuk membawa bantuan kemanusiaan dan memberi dukungan moril bagi rakyat Gaza yang menderita,” jelas Din.

baca juga

Guna menekan otoritas Israel, Din menyarankan agar pemerintah memanfaatkan forum internasional yang ada.

“Saatnya Indonesia bicara pada forum Board of Peace (BoP) agar Netanyahu membebaskan Warga Negara Indonesia yang ditahannya,” katanya.

Situasi darurat ini bermula ketika armada kapal kemanusiaan dikepung oleh sejumlah kapal perang dan drone tempur militer Israel di laut internasional sejak Minggu malam.

Status bahaya atau red alert telah ditetapkan setelah pergerakan armada pembawa obat-obatan dan susu bayi tersebut dihambat secara paksa.

Koordinator Dewan Pengarah Gerakan Penggalangan Clean Initiative (GPCI), Maimon Herawati, mengonfirmasi kondisi mencekam tersebut melalui pantauan langsung dari Command Center di Turki.

“Sebenarnya dari kemarin malam ini sudah mulai red alert. Maksudnya, kami karena positif pada tingkat 1 ya. Sudah terdeteksi kapal-kapal dan drone sekitar Flotilla, Global Sumud Flotilla," ungkap Maimon.

Hingga Senin malam pukul 19.00 WIB, laporan intelijen misi mencatat setidaknya satu WNI telah terdeteksi mengalami intersepsi langsung.

Pemerintah Indonesia kini diharapkan dapat melakukan koordinasi diplomatik tingkat tinggi demi menjamin keselamatan sembilan putra bangsa yang tengah berjuang menembus blokade Gaza tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:40 WIB

Terkini

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

×