'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

Muhammad Yasir

Selasa, 19 Mei 2026 | 19:37 WIB
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
Sutrawati Kaharuddin (kanan) melihat foto wisuda putranya Andi Angga Prasadewa didampingi Lurah Gaddong Rakhmawaty Mattayang (kiri) menunggu kabar kondis putranya usai diculik tentara zionis Israel di laut lepas Mediterania, di rumahnya Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA/Darwin Fatir)
baca 10 detik
  • Relawan WNI asal Makassar, Andi Angga Prasadewa, ditangkap militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
  • Kontak terakhir antara pihak keluarga dan Andi terputus pada Senin (18/5/2026) setelah kapal kemanusiaan dicegat di perairan internasional.
  • Keluarga mendesak pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomatik untuk membebaskan Andi beserta delapan relawan WNI lainnya yang turut ditahan.

Suara.com - Kecemasan menyelimuti keluarga Andi Angga Prasadewa, relawan asal Makassar, Sulawesi Selatan. Ia merupakan salah satu warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap militer Israel saat melaksanakan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza, Palestina di Laut Mediterania.

Sang ibu, Sutrawati Kaharuddin, mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya pada Senin (18/5/2026) sore melalui WhatsApp. Setelah itu, kontak tiba-tiba terputus.

“Jam tiga sore kemarin masih jawab WhatsApp saya. Setelah itu saya jawab, kakak, bunda sangat khawatir. Kakak hati-hati di sana. Banyak doa, istighfar, sekecil apa pun itu berserahkan sama Allah. Selalu minta petunjuk sama Allah,” tutur Sutrawati di kediamannya di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar dikutip dari ANTARA, Selasa (19/5/2026).

Tak lama setelah percakapan itu, pesan yang dikirim Sutrawati hanya menunjukkan satu tanda centang. Kondisi tersebut membuat dirinya mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres.

“Waktu putus kontak saya itu jam tiga sore, sudah centang satu WhatsAppnya. Dan itu saya mulai curiga di situ, saya sudah khawatir karena saya sudah WhatsApp di situ sebelumnya,” ujarnya.

Sutrawati mengatakan, sebelum berangkat Angga sempat memberi tahu adiknya mengenai kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama misi berlangsung, termasuk membuang telepon genggam atau HP ke laut agar tidak terlacak.

“Dia bilang sama adiknya, sampaikan ke Bunda jangan kaget, sudah tidak bisa dihubungi, HP sudah dibuang ke laut. Karena begitu waktu pelatihannya,” katanya.

Total 9 WNI

Andi Angga Prasadewa diketahui tergabung dalam rombongan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dari perwakilan Rumah Zakat yang mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.

baca juga

Total ada sembilan WNI dalam rombongan yang dicegat militer Israel di perairan internasional.

Menurut Sutrawati, anaknya berangkat melalui jalur laut dari Turki bersama puluhan kapal bantuan kemanusiaan.

“Anak saya itu berangkat ke Gaza lewat jalur laut dari Turki, di Marmaris (Cruise Port), ada 56 kapal, infonya begitu. Di perjalanan, sebelum sampai 250 mil dari laut, itu ada ini (ditangkap) sama zionis Israel,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, sejak awal sudah memiliki firasat buruk terkait keberangkatan Angga. Terlebih, putra sulungnya itu diketahui memiliki mabuk laut namun tetap bersikeras ikut demi membantu warga Palestina.

“Itu hari dia bilang, saya mabuk (laut) apa begitu. Kakak itu mabuk laut. Pokoknya apapun itu selalu ingat Allah. Saya cuma ingatkan supaya kakak perbanyak beristighfar,” ujarnya.

Kekinian keluarga berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk membebaskan Angga dan relawan lainnya.

“Saya kira anak saya memang pantas dibebaskan, dia itu aktivis kemanusiaan, bukan teroris. Ke sana cuma bawa obat, bawa kebutuhan untuk Palestina yang lagi kelaparan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:06 WIB

×