Kolaborasi Memperluas Akses Air Bersih di Wilayah 3T

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:45 WIB
Kolaborasi Memperluas  Akses Air Bersih di Wilayah 3T
Harita Nickel turut berkontribusi melalui pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Desa Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. (Dok: Harita Nickel)

Suara.com - Akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan dasar yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan penyediaan air bersih dan sanitasi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional, terutama untuk menjangkau masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dalam berbagai agenda pembangunan, pemerintah menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta perlindungan terhadap sumber daya alam yang menopang kehidupan sehari-hari.

Semangat ini juga tercermin di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional. Di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap menjadi perhatian utama. Karena itu, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional, Harita Nickel turut berkontribusi melalui pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Desa Kawasi. Program ini dikembangkan bersama pemerintah daerah untuk memperkuat sistem penyediaan air baku sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga.

Fasilitas ini menggunakan teknologi reverse osmosis (RO) dan dilengkapi sistem filtrasi otomatis serta ozonisasi untuk membantu meningkatkan kualitas air sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Dengan kapasitas penampungan air baku sekitar 40 meter kubik per hari dan debit distribusi mencapai 25 meter kubik per jam. Pembangunan masih berlangsung dengan target siap beroperasi paruh 2026.

Direktur HSE Harita Nickel, Tonny Gultom, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga sumber air di Kawasi.

“Pembangunan fasilitas pengolahan air bersih ini merupakan bagian dari upaya kami bersama pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan air masyarakat di Kawasi, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang ada di wilayah tersebut. Saat ini progres pembangunan masih berjalan dan sudah memasuki tahap pekerjaan fisik termasuk instalasi tangki dan sistem pendukung lainnya,” papar Tonny Gultom.

Menurutnya, fasilitas pengolahan air bersih dari Harita Nickel dirancang dengan teknologi yang dapat membantu memastikan kualitas air yang aman dan layak digunakan oleh masyarakat. Teknologi reverse osmosis (RO) dan ozonisasi untuk memastikan kualitas air yang optimal.

baca juga

"Teknologi reverse osmosis berperan sebagai inti pemurnian, menghasilkan air yang lebih murni dibanding metode konvensional. Proses ini kemudian didukung oleh sistem filtrasi untuk menangkap partikel tersisa, serta ozonisasi sebagai tahap akhir yang efektif membunuh mikroorganisme," ujar Tonny.

"Dengan kombinasi ketiga teknologi tersebut, fasilitas ini tidak hanya menjamin keamanan air dari sisi mikrobiologis dan kimiawi, tetapi juga menjaga konsistensi kualitasnya secara berkelanjutan. Dari sisi kapasitas, fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan air masyarakat dalam jangka panjang, menjadi solusi penyediaan air bersih yang andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan," imbuhnya.

Tonny menambahkan bahwa kapasitas fasilitas telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan warga Kawasi yang terus meningkat.

Selain membangun sarana pengolahan air, Harita Nickel juga mendukung perlindungan kawasan mata air melalui pengembangan area konservasi. Langkah ini dilakukan agar kualitas dan ketersediaan sumber air tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Selain pembangunan fasilitas pengolahan air, perlindungan sumber mata air juga menjadi bagian penting dalam program ini. Kawasan mata air dijaga melalui area konservasi agar kualitas dan ketersediaan air tetap terpelihara. Harapannya, keberadaan fasilitas ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hari ini, tetapi juga mendukung keberlanjutan akses air bersih bagi masyarakat Kawasi ke depan,” tandas Direktur HSE Harita Nickel itu.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawasi, Reinhard Siar, menyambut baik pembangunan fasilitas dari Harita Nickel. Menurutnya, kehadiran fasilitas reverse osmosis mampu memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih dalam jangka panjang, sekaligus menjaga mata air Kawasi yang telah dimanfaatkan warga selama bertahun-tahun.

“Yang paling penting bagi masyarakat tentu bagaimana air bersih tetap tersedia dan kualitasnya terjaga. Kami melihat pembangunan fasilitas ini sebagai langkah untuk mendukung kebutuhan warga ke depan,” sambut Reinhard Siar.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak agar fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Harapannya, fasilitas ini bukan hanya dibangun, tetapi juga dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tutur Ketua BPD Kawasi itu.

Pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Kawasi menunjukkan keberlanjutan kawasan industri tidak semata-mata berbicara tentang pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, keberlanjutan juga ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Melalui kolaborasi yang erat antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, akses air bersih di wilayah 3T dapat terus diperluas demi mendukung kualitas hidup yang lebih baik bagi generasi saat ini maupun yang akan datang.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:07 WIB

Kisah Inspiratif! Istri Nelayan Raup Penghasilan Berkat Program Harita Group

Kisah Inspiratif! Istri Nelayan Raup Penghasilan Berkat Program Harita Group

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:45 WIB

Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara

Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:36 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Diduga Terima Rp12 Miliar Terkait Perkara Korupsi Tol MBZ

Febrie Adriansyah Diduga Terima Rp12 Miliar Terkait Perkara Korupsi Tol MBZ

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:43 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Sah: Ojol dan Kreator Resmi Diakui Pekerja

UU Ketenagakerjaan Baru Sah: Ojol dan Kreator Resmi Diakui Pekerja

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan

Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan

Bogor | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Daftar Shio yang Rezekinya Melimpah kalau Kerja di Bidang Kreatif

Daftar Shio yang Rezekinya Melimpah kalau Kerja di Bidang Kreatif

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPU Jawab Putusan MK soal Pendidikan Gibran, Klaim Dokumen Penyetaraan Sah Saat Pilpres 2024

KPU Jawab Putusan MK soal Pendidikan Gibran, Klaim Dokumen Penyetaraan Sah Saat Pilpres 2024

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Pramono Pasang Badan Bela ASN DKI dari Tuntutan Sumbangan Wajib ke PMI

Pramono Pasang Badan Bela ASN DKI dari Tuntutan Sumbangan Wajib ke PMI

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dibuka dengan Dakwaan Rp350 Miliar

Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dibuka dengan Dakwaan Rp350 Miliar

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Adik Prabowo Akui Dana Kampanye Politik Bersumber dari Sektor Migas

Adik Prabowo Akui Dana Kampanye Politik Bersumber dari Sektor Migas

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Bakal Ada Wajah Baru, John Herdman Bocorkan Rencana Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bakal Ada Wajah Baru, John Herdman Bocorkan Rencana Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Lenovo Lecoo N27 Pro Resmi Meluncur: PC All-in-One 27 Inci yang Tampil Modern dan Intel Core i5

Lenovo Lecoo N27 Pro Resmi Meluncur: PC All-in-One 27 Inci yang Tampil Modern dan Intel Core i5

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:20 WIB

×