Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara

Dythia Novianty

Jum'at, 24 April 2026 | 07:36 WIB
Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara
Tenaga kerja Kawasan Industri Pulau Penebang (KiPP) Harita Group. [Ist]
baca 10 detik
  • PT Dharma Inti Bersama membangun kawasan industri pengolahan bauksit di Pulau Penebang, Kalimantan Barat untuk mendukung hilirisasi nasional.
  • Proyek ini telah menyerap 1.800 tenaga kerja lokal dan memicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kabupaten Kayong Utara.
  • DPRD Kayong Utara mengapresiasi kontribusi ekonomi perusahaan serta mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui alih pengetahuan teknologi.

Suara.com - Investasi industri pengolahan bauksit di Kalimantan Barat mulai menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Proyek yang dikembangkan Harita Group melalui anak usahanya PT Dharma Inti Bersama di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), kini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di wilayah Kabupaten Kayong Utara.

Tak hanya berorientasi pada hilirisasi mineral, proyek ini juga membuka peluang kerja dalam jumlah besar. Hingga April 2026, sekitar 1.800 tenaga kerja lokal telah terserap dalam berbagai aktivitas pembangunan kawasan industri tersebut.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Kayong Utara, Ishak ST, menilai kehadiran investasi ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat setempat.

“Kami mengapresiasi PT DIB yang telah membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Namun ke depan, peningkatan kompetensi tenaga kerja tetap menjadi hal penting agar mereka bisa berkembang ke posisi yang lebih strategis,” ujarnya dalam rapat kerja, belum lama ini.

KIPP sendiri dirancang sebagai kawasan industri terintegrasi untuk pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi alumina hingga aluminium, yang menjadi bagian dari strategi hilirisasi nasional.

Selain menyerap tenaga kerja, dampak ekonomi yang ditimbulkan juga mulai terasa di tingkat lokal. Aktivitas proyek memicu pertumbuhan usaha baru, meningkatkan permintaan bahan baku, hingga menggerakkan ekonomi desa-desa penyangga seperti Pelapis.

Ilustrasi Bijih Bauksit (Shutterstock)
Ilustrasi bijih bauksit, menjadi bahan yang diolah Harita Group.  (Shutterstock)

Anggota DPRD lainnya, Abdul Rani, menyoroti bahwa kontribusi perusahaan sudah terlihat bahkan sebelum memasuki tahap produksi penuh.

“Walaupun belum beroperasi penuh, dampaknya sudah terasa. Ada penyerapan tenaga kerja, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat kepulauan,” katanya.

Di sisi lain, DPRD juga menilai keberadaan tenaga kerja asing masih diperlukan untuk posisi teknis tertentu. Namun, proses alih pengetahuan diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.

baca juga

Manajemen PT Dharma Inti Bersama menegaskan bahwa proyek ini dirancang untuk menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang berkelanjutan.

Selain membuka lapangan kerja, perusahaan juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial (CSR), mulai dari bantuan kebutuhan dasar hingga dukungan pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan industri.

Dengan percepatan pembangunan dan rencana operasional ke depan, DPRD Kayong Utara optimistis proyek KIPP akan memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat posisi daerah sebagai pusat industri berbasis sumber daya alam.

Transformasi dari daerah kepulauan menjadi kawasan industri strategis pun kini mulai terlihat, menjadikan investasi Harita Group di KIPP bukan sekadar proyek ekonomi, tetapi juga pintu masuk bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:41 WIB

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×