Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (Suara.com/ Bagas)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak pelaku pembunuhan sesama WNA Brunei di Jakarta segera dideportasi.
  • Insiden di Blok M terjadi karena pelaku memukul kepala korban dengan botol akibat dipicu masalah pribadi.
  • Sahroni meminta pihak Imigrasi mencekal pelaku agar tidak dapat masuk kembali ke wilayah Indonesia di masa depan.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan respons tegas terkait kasus perkelahian maut yang melibatkan dua warga negara (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Sahroni meminta agar pelaku segera dideportasi ke negara asalnya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa tragis tersebut melibatkan Muhammad Imran Ali (MIA) alias Woodyrman sebagai pelaku, dan MHF (30) sebagai korban yang juga merupakan warga negara Brunei.

Polisi mengungkap bahwa pelaku memukul kepala korban menggunakan botol yang disimpan di dalam tas hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Menanggapi hal itu, Ahmad Sahroni menilai bahwa memproses hukum pelaku di Indonesia akan memakan waktu yang cukup lama karena melibatkan koordinasi antarnegara.

"Segerakan dideportasi agar tidak terlalu lama prosesnya di Indonesia, karena keduanya adalah WNA," ujar Sahroni kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Politisi Partai NasDem ini menambahkan bahwa jika perkara ini diproses sepenuhnya di Indonesia, kendala birokrasi dan koordinasi dengan Pemerintah Brunei Darussalam akan menjadi tantangan tersendiri.

"Kalau perkara dilakukan di Indonesia, akan memakan waktu untuk berkoordinasi dengan negara lain, yaitu Brunei," lanjutnya.

Tak hanya mendesak pendeportasian, Sahroni juga meminta pihak Imigrasi untuk mengambil langkah preventif di masa depan.

baca juga

Ia menegaskan bahwa pelaku harus mendapatkan sanksi berat berupa larangan masuk kembali ke wilayah Indonesia.

"Wajib di-blacklist masuk Indonesia karena dia diduga membunuh teman senegaranya sendiri," tegas Sahroni.

Sebelumnya, Polisi mengungkap motif di balik aksi perkelahian berujung maut, yang dilakukan oleh warga negara Brunei Darussalam, Muhammad Imran Ali (MIA) alias Woodyrman.

Woodyrman saat itu terlibat perkelahian dengan warga negara Brunei lainnya, berinisial MHF (30) di kawasan Blok M.

Pelaku saat itu memukul bagian kepala korban menggunakan botol yang berada di dalam tas.

"Insiden tersebut disebabkan adanya masalah pribadi antara pelaku dan korban," ujar Katimsus Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel, saat dikonfirmasi, Kamis (28/52026).

Breggy menuturkan pertengkaran keduanya terjadi akibat pelaku tersulut emosi lantaran tidak terima ditegur oleh korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Duel Maut WNA Brunei di Blok M Masuk Radar Interpol, Ini Motifnya

Kasus Duel Maut WNA Brunei di Blok M Masuk Radar Interpol, Ini Motifnya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:57 WIB

Duduk Perkara Duel Maut Selebgram Brunei di Blok M: Cuma Gara-gara Ditegur, Nyawa Melayang

Duduk Perkara Duel Maut Selebgram Brunei di Blok M: Cuma Gara-gara Ditegur, Nyawa Melayang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:20 WIB

Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas

Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:47 WIB

Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M

Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Milirik Berbagai Sudut Pandang Kehidupan dalam Buku Batu-Batu Kelaparan

Milirik Berbagai Sudut Pandang Kehidupan dalam Buku Batu-Batu Kelaparan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Pansus Ijazah Gibran Menggelinding, Siapa Elite Politik yang Paling Diuntungkan?

Pansus Ijazah Gibran Menggelinding, Siapa Elite Politik yang Paling Diuntungkan?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Kritik Militerisasi Ruang Sipil, Todung: Perbedaan Pendapat Disingkirkan atas Nama Komando

Kritik Militerisasi Ruang Sipil, Todung: Perbedaan Pendapat Disingkirkan atas Nama Komando

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Jalur Pintas Mazda Manfaatkan Platform  Changan Demi Kejar Ketertinggalan Mobil Listrik

Jalur Pintas Mazda Manfaatkan Platform Changan Demi Kejar Ketertinggalan Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:28 WIB

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

×