Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB
Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas
Mohammad Irman Ali alias Woodyrman tersangka kasus pembunuhan WNA Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. [Instagram]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menangkap selebgram Mohammad Irman Ali atas kasus pembunuhan WNA asal Brunei di Blok M Jakarta.
  • Insiden perkelahian pada 6 Mei 2026 tersebut menyebabkan korban meninggal dunia setelah dihantam botol oleh pelaku.
  • Pelaku mengaku dalam pengaruh minuman beralkohol saat kejadian dan kini sedang menjalani pemeriksaan hukum di kepolisian.

Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru di balik kasus perkelahian maut yang menewaskan seorang warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Pelaku yang merupakan seorang selebgram dengan nama Woodyrman alias Mohammad Irman Ali (33) mengaku berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat insiden berdarah itu terjadi.

Katimsus Subdit Resmob Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel, mengatakan pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh Woodyrman saat menjalani pemeriksaan.

“Terduga pelaku menyatakan dirinya terpengaruh minuman beralkohol,” katanya kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Meski demikian, polisi masih mendalami motif pasti di balik pertikaian yang berujung kematian tersebut.

Sejauh ini, penyidik menemukan bahwa korban dan pelaku memiliki hubungan pertemanan dan saling mengenal sebelum insiden terjadi.

“Untuk motif lebih lanjut masih kami dalami. Terlibat cekcok karena persoalan pribadi, karena korban dan pelaku saling kenal,” ucapnya.

Polisi menangkap selebgram asal Brunei Darussalam, Woodyrman alias Mohammad Irman Ali di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026). [Suara.com/Istimewa]
Polisi menangkap selebgram asal Brunei Darussalam, Woodyrman alias Mohammad Irman Ali di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026). [Suara.com/Istimewa]

Ditangkap di Kebayoran Lama

Peristiwa ini diketahui terjadi pada 6 Mei 2026 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Korban berinisial MHF (30) terlibat cekcok dengan Woodyrman yang juga merupakan WNA asal Brunei Darussalam.

baca juga

Pertengkaran tersebut berujung aksi kekerasan. Korban mengalami luka serius di bagian belakang kepala akibat hantaman botol.

MHF sempat mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (16/5/2026).

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap MIA di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (25/5/2026).

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan publik setelah rekaman perkelahian tersebut viral di media sosial.

Salah satu video yang beredar memperlihatkan seorang pria terkapar di atas aspal usai terlibat perkelahian dengan pria berpakaian serba hitam di kawasan Blok M.

Video itu kemudian memicu perhatian luas hingga akhirnya polisi mengungkap identitas korban dan pelaku yang sama-sama berasal dari Brunei Darussalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi

Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:37 WIB

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

×