Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Bella

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
Nileh, asisten rumah tangga di Apartemen Palazzo Kemayoran, korban kebakaran yang saat ini mengungsi di salah satu tenda, Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (2/6/2026).
baca 10 detik
  • Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 1 Juni 2026.
  • Musibah ini menghanguskan banyak rumah serta mengakibatkan warga harus mengungsi di tenda darurat tanpa bantuan memadai.
  • Para korban, termasuk Nileh dan Sila, kini kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat peristiwa kebakaran tersebut.

Suara.com - Api bukan lagi bencana, melainkan trauma berulang yang kembali datang. Nileh, ibu yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Apartemen Palazzo Kemayoran, baru pulang ke rumahnya sekitar pukul 20.00 WIB di RT 4, area permukiman Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

Belum sempat melepas penat, ibu berusia 50 tahun ini mendapati kawasan tempat tinggalnya sudah ramai dan dipenuhi asap pekat akibat kobaran api yang sudah membesar.

"Aku pulang kerja jam 8, udah rame aja. Udah gede apinya," kata Nileh dalam wawancara dengan Suara.com di tenda tempatnya mengungsi di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/6/2026).

Rumah Nileh berada persis di bagian belakang gang kecil yang membatasi wilayah RT-nya di RW 4 dengan wilayah anaknya yang tinggal di RW 5.

Di tengah kepanikan, Nileh tidak sempat menyelamatkan harta bendanya, termasuk pakaian. Fokus utamanya saat itu adalah keselamatan keluarga, anak, dan cucu.

Setelah menyelamatkan keluarganya, Nileh bergegas mengamankan surat-surat berharga, televisi, dan kasur ke area depan kios tempatnya mengontrak untuk berdagang minuman es selepas bekerja.

"Bingung. Saya bingung. Keluar ke mana, nih? Dagangan berantakan," ucapnya. Sekitar 12 orang membantu Nileh mengeluarkan barang-barang tersebut.

Kebakaran ini menjadi lebih memilukan bagi keluarga besar Nileh yang berjumlah tujuh bersaudara karena bulan depan keluarga mereka berencana mengadakan peringatan satu tahun (mendhak sepisan) meninggalnya sang ibunda.

Kini, semua rencana itu tertutup abu. Musibah ini menjadi kebakaran keempat yang dialami Nileh sejak ia kecil hingga memiliki cucu di tanah kelahirannya tersebut.

baca juga

Nileh mengalami musibah kebakaran sebanyak tiga kali sebelum kejadian ini, yakni pada 1988, 2007, dan 2024. Setelah kebakaran pada 1988, ia sempat pindah ke Rumah Susun Dakota Kemayoran. Namun, rusun itu dijual ibunya dan ia kembali lagi ke Kemayoran Gempol.

"Setiap kebakaran hangus. Semua habis semua, mas. Empat kali," ucapnya dalam wawancara sembari menggendong cucunya.

Bertahan Pakai Tenda

Berdasarkan informasi yang ia dengar dari tetangga sekitar, api diduga berawal dari area depan dekat warung mi ayam atau penjual kasur di kawasan permukiman Jalan Kemayoran Gempol. Api lalu dengan cepat berputar dan merembet ke belakang karena bangunan didominasi bahan dasar kayu.

Saat rumahnya terbakar, Nileh mengaku kesal karena air dari mobil pemadam kebakaran yang datang sudah habis.

"(Pemadam) datang, airnya malah abis. Ngapain datang?" ucapnya dengan nada kesal. Padahal, ia berharap bila pemadam bisa segera memadamkan api, rumahnya tidak akan terbakar.

Meskipun bantuan logistik berupa makanan terus mengalir tanpa henti di posko pengungsian, Nileh mengaku bantuan krusial lain seperti pakaian layak pakai dan kasur tidur masih sangat minim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:38 WIB

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:42 WIB

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB

Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran

Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:00 WIB

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:09 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×