Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Muhammad Yasir

Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
Petugas mendirikan tenda bantuan kedaruratan bencana kebakaran di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026) dinihari. [ANTARA/Abdu Faisal]
baca 10 detik
  • Pemerintah menyiapkan lokasi pengungsian di Lapangan Jusuf Hamka bagi warga korban kebakaran kawasan Kebon Kosong, Jakarta Pusat.
  • Kebakaran pada Senin malam diduga akibat korsleting listrik yang menghanguskan sekitar 250 rumah serta 330 kepala keluarga.
  • Petugas gabungan menyalurkan bantuan logistik, melakukan pendataan korban, serta mengevakuasi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap.

Suara.com - Pemerintah menyiapkan lokasi pengungsian sementara di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk menampung ratusan warga terdampak kebakaran besar yang melanda kawasan Kebon Kosong pada Senin (1/6/2026) malam.

Langkah itu dilakukan agar pendataan korban serta penyaluran bantuan darurat dapat dilakukan lebih terorganisasi.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA mengatakan, fasilitas pengungsian telah dilengkapi kebutuhan dasar bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

"Tempat pengungsian sementara disiapkan agar warga tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat, beserta dengan logistik yang disiapkan BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, PMI, dan Baznas," kata Safrizal di Jakarta, Selasa (2/6/2026) dini hari.

Sebanyak tiga tenda dari Dinas Sosial DKI Jakarta telah didirikan di lokasi. Sejumlah kendaraan logistik milik PMI dan BPBD juga telah tiba untuk mendukung kebutuhan para pengungsi.

Saat ini pemerintah masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak di RW 04 yang meliputi RT 12, 13, 14, 15, dan 16, serta RW 05 yang mencakup RT 01, 02, dan 03.

Menurut Safrizal, pendataan tidak hanya mencakup jumlah korban, tetapi juga kelompok rentan, termasuk anak-anak usia sekolah agar kebutuhan pendidikan mereka tetap dapat diperhatikan selama masa tanggap darurat.

"Nanti setelah semua kedaruratan ini selesai baru kita diskusikan seperti apa proses bagi warga masyarakat termasuk kemungkinan-kemungkinan kalau masyarakat ingin relokasi di tempat hunian yang lebih aman," ujarnya.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA (kanan) bersama Wali Kota Jakarta Pusat Arifin meninjau distribusi bantuan kedaruratan bencana kebakaran di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026) dinihari. [ANTARA/Abdu Faisal]
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA (kanan) bersama Wali Kota Jakarta Pusat Arifin meninjau distribusi bantuan kedaruratan bencana kebakaran di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026) dinihari. [ANTARA/Abdu Faisal]

Dugaan Korsleting Listrik

baca juga

Kebakaran terjadi di kawasan Kampung Pasar Haji Ung, Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, sekitar pukul 20.55 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik dan cepat menjalar di permukiman padat penduduk.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dengan 165 personel untuk memadamkan api.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga membantu mengevakuasi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap.

"Ada beberapa warga masyarakat yang dibawa ke rumah sakit itu karena luka ringan dan sesak karena asap," ungkap Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara.

Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut berdampak pada sekitar 250 rumah dan 330 kepala keluarga (KK).

Hingga Selasa dini hari, petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan terhadap warga terdampak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran

Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:00 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×