Mata dan Telinga Prabowo Pelototi Semua Program: Pejabat Jangan Coba-coba Korupsi!

Muhammad Yasir, Novian Ardiansyah

Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:28 WIB
Mata dan Telinga Prabowo Pelototi Semua Program: Pejabat Jangan Coba-coba Korupsi!
Presiden Prabowo Subianto mengecek barisan anggota DPR Fraksi Partai Gerindra di tengah pidatonya di Rapat Paripurna DPR. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo mencopot pimpinan Badan Gizi Nasional akibat dugaan korupsi berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPKP dan PPATK.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan Presiden rutin memantau dan mengevaluasi seluruh kementerian untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai target.
  • Kejaksaan Agung resmi menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional sebagai tersangka kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis.

Suara.com - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi bukti bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak hanya mengandalkan laporan resmi dari bawahannya.

Mata dan telinga Presiden disebut terus bekerja memantau jalannya berbagai program pemerintah.

Setelah sebelumnya mengungkap bahwa pencopotan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung berawal dari laporan BPKP dam PPATK mengenai dugaan penyelewengan di BGN, Istana memastikan mekanisme serupa juga berlaku untuk program-program lain.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo secara rutin menerima laporan dan melakukan evaluasi terhadap seluruh kementerian maupun lembaga.

Saat ditanya apakah Presiden juga menerima laporan terkait program-program di luar Makan Bergizi Gratis (MBG), Pras menjawab tegas.

"Iya lah," kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurut Pras, pengawasan tersebut merupakan bagian dari tugas Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

"Jadi beliau ya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan memang rutin seluruh program, seluruh kementerian dilakukan monitoring, dilakukan evaluasi," ujarnya.

Dadan Hindayana bersama Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung (Instagram/infokrw)
Dadan Hindayana bersama Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung (Instagram/infokrw)

Pernyataan itu mempertegas bahwa laporan yang sampai ke Presiden tidak hanya berkaitan dengan kasus yang sudah mencuat ke publik, melainkan juga perkembangan berbagai program strategis pemerintah.

baca juga

Meski demikian, Pras menegaskan monitoring yang dilakukan Presiden tidak selalu berarti ada dugaan pelanggaran atau persoalan hukum.

Ia mengatakan pengawasan tersebut lebih ditujukan untuk memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai target.

"Tapi kan makna monitoringnya kan tidak kemudian selalu sudah mengarah kepada suatu kejadian atau suatu tindakan kan. Lebih kepada program-program yang harus segera dijalankan oleh kementerian masing-masing," kata Pras.

Sebelumnya, Prabowo mengaku telah menerima laporan mengenai adanya kejanggalan dan indikasi penyelewengan di tubuh BGN jauh sebelum Dadan Hindayana dan dua wakilnya dicopot dari jabatan.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan meminta pendalaman dari sejumlah lembaga, termasuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Belakangan, Kejaksaan Agung menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Buka-bukaan! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret Nama-nama Besar di Pusaran Korupsi MBG

Siap Buka-bukaan! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret Nama-nama Besar di Pusaran Korupsi MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:42 WIB

Dari Tanah Suci ke Kursi Tersangka: Melihat Kejatuhan Dadan Hindayana dalam 48 Jam

Dari Tanah Suci ke Kursi Tersangka: Melihat Kejatuhan Dadan Hindayana dalam 48 Jam

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:05 WIB

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Terkini

5 Gunung Aktif di Indonesia Kompak Erupsi, PVMBG Keluarkan Zona Merah

5 Gunung Aktif di Indonesia Kompak Erupsi, PVMBG Keluarkan Zona Merah

News | Minggu, 06 September 2026 | 14:16 WIB

Feng Shui Letak Pintu Kamar Tidur yang Berhadapan Langsung Satu Sama Lain, Baik atau Buruk?

Feng Shui Letak Pintu Kamar Tidur yang Berhadapan Langsung Satu Sama Lain, Baik atau Buruk?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Membedakan Moisturizer yang Menyumbat Pori dengan yang Merangsang Jerawat?

Bagaimana Cara Membedakan Moisturizer yang Menyumbat Pori dengan yang Merangsang Jerawat?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 14:13 WIB

Lawan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, BNPB Kerahkan Pesawat OMC hingga Malam

Lawan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, BNPB Kerahkan Pesawat OMC hingga Malam

News | Minggu, 06 September 2026 | 14:08 WIB

Sisa Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Terlihat di Bandarlampung

Sisa Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Terlihat di Bandarlampung

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 14:08 WIB

Jarak Pandang Tinggal 2 Meter akibat Kabut Asap, Bus DAMRI dan ALS Tabrakan di Tol Palindra

Jarak Pandang Tinggal 2 Meter akibat Kabut Asap, Bus DAMRI dan ALS Tabrakan di Tol Palindra

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 14:07 WIB

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 14:01 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang

TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang

Sumut | Minggu, 06 September 2026 | 14:00 WIB

Gebrakan Baru Idgitaf! Siap Akting dan Menari di Pementasan Berusaha di Bawah Hujan

Gebrakan Baru Idgitaf! Siap Akting dan Menari di Pementasan Berusaha di Bawah Hujan

Entertainment | Minggu, 06 September 2026 | 13:56 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Pentingnya Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Pentingnya Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 13:54 WIB

×