Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:45 WIB
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Donald Trump mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz setelah adanya kesepakatan baru dengan Iran.

  • Pelaku pengusaha pelayaran global tetap waspada dan menolak bergerak karena risiko rudal.

  • Ratusan kapal tanker memilih bertahan di Teluk Persia akibat rusaknya berbagai infrastruktur.

Suara.com - Klaim sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai normalisasi jalur maritim Timur Tengah memicu skeptisisme mendalam di kalangan pelaku industri. Pelayaran internasional menolak gegabah karena ancaman militer di kawasan tersebut belum sepenuhnya lenyap.

Kesepakatan bilateral antara Amerika Serikat dan Iran menjadi dasar bagi Trump untuk menyatakan bahwa Selat Hormuz telah beroperasi kembali. Namun, para pengusaha kapal melihat realitas berbeda di lapangan yang masih dipenuhi risiko fatal.

Ranjau laut, serangan pesawat tanpa awak, hingga hantaman rudal tetap menjadi hantu menakutkan bagi armada logistik global. Klaim politik dari Gedung Putih dinilai terlalu dini dan tidak mencerminkan situasi keamanan yang sebenarnya.

Kapal macet di Selat Hormuz (TOI)
Kapal macet di Selat Hormuz (TOI)

Ketegangan berbulan-bulan di perairan bergejolak ini juga memicu krisis kemanusiaan baru bagi para pelaut. Awak kapal mengalami kelelahan mental yang parah akibat tekanan psikologis dan ketidakpastian yang berkepanjangan.

Kondisi psikis pekerja yang merosot tajam ini meningkatkan risiko kecelakaan operasional di atas kapal secara signifikan. Masalah humanis ini menjadi beban tambahan bagi perusahaan di luar kerugian materiil akibat konflik.

Angad Banga selaku CEO Caravel Group yang membawahi Fleet Management Ltd terpaksa menahan armadanya demi keselamatan. Saat ini, sekitar selusin kapal milik perusahaan berbasis Hong Kong tersebut memilih mematikan mesin dan membuang sauh di kawasan Teluk.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Meskipun armada tersebut siap berlayar kapan saja, instruksi untuk bergerak tidak akan diberikan dalam waktu dekat. Risiko besar di tengah laut membuat opsi bertahan menjadi pilihan paling rasional saat ini.

“Kami mempertahankan peningkatan awak kapal dan kesiapan benteng pertahanan sampai kami mendapati 30 hari transit bebas insiden,” kata Banga.

“Bukan 3 hari. 30.”

baca juga

Data pelacakan dari firma maritim Kpler memperkuat fakta bahwa aktivitas perdagangan di wilayah tersebut masih lumpuh total. Sebanyak 220 kapal tanker minyak dan hampir 500 kapal kargo lainnya tercatat tetap diam membeku di Teluk Persia.

Sikap tidak peduli para nakhoda terhadap pengumuman pembukaan jalur membuktikan hilangnya kepercayaan pada jaminan keamanan politik. Industri logistik laut kini menerapkan standar pembuktian yang jauh lebih ketat dari sekadar retorika.

“Setelah begitu banyak kegagalan di awal, industri pelayaran akan berhati-hati,” Tim Huxley, ketua Mandarin Shipping yang berbasis di Hong Kong, mengatakan kepada CNN.

Pemulihan arus perdagangan dunia diprediksi memakan waktu jauh lebih lama dari yang diperkirakan oleh para sekutu politik. Konflik bersenjata yang terjadi telah menghancurkan fondasi penting distribusi logistik di kawasan tersebut.

“Bahkan jika semuanya berjalan lancar dan semuanya kembali normal, perlu waktu beberapa lama sebelum arus perdagangan kembali normal, dan banyak infrastruktur telah rusak di Timur Tengah, yang memerlukan waktu untuk diperbaiki.”

Selat Hormuz merupakan urat nadi logistik global yang sangat vital karena menjadi jalur utama bagi sepertiga pasokan minyak dunia lewat laut. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran sebelumnya telah membuat jalur ini ditutup dan memicu krisis energi global.

Meski kesepakatan diplomatik baru telah dicapai oleh kedua negara, trauma kehancuran infrastruktur dan ancaman militer asimetris membuat pelaku industri pelayaran internasional memilih bersikap pragmatis demi melindungi aset dan nyawa awak kapal mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium

Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Rangkuman Hal Penting Perdamaian Perang Amerika Serikat dan Iran, Apa Saja yang Harus Dipahami?

Rangkuman Hal Penting Perdamaian Perang Amerika Serikat dan Iran, Apa Saja yang Harus Dipahami?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:07 WIB

Terkini

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:51 WIB

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:48 WIB

DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu

DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:43 WIB

DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan

DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:34 WIB

Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!

Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:17 WIB

Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh

Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:04 WIB

Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot

Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:01 WIB

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

×