Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:51 WIB
Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris
Selat Inggris (CNN Internasional)
  • Kapal perang Rusia melepaskan tembakan peringatan ke jacht Inggris di Selat Inggris.

  • Insiden penembakan dipicu oleh ancaman tabrakan jarak dekat sedalam 150 meter.

  • Otoritas Inggris menegaskan situasi terkendali dan tidak ada korban dalam peristiwa ini.

Suara.com - Ketegangan bersenjata nyaris pecah di Selat Inggris setelah sebuah kapal perang milik militer Rusia melepaskan rentetan tembakan peringatan ke arah jacht sipil berbendera Inggris. Insiden berbahaya ini dipicu oleh pergerakan kapal sipil yang dinilai mengarah lurus pada posisi armada tempur Moskow.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa tindakan represif tersebut terpaksa diambil demi mencegah kecelakaan fatal di laut. Beruntung, kapal pesiar bernama Bright Future tersebut segera mengubah haluan sehingga tidak ada korban jiwa maupun kerusakan taktis yang dilaporkan.

Sudut pandang baru muncul dari otoritas keamanan Inggris yang menduga bahwa kapal perang Rusia saat itu sedang mengalami gangguan navigasi atau dalam kondisi hanyut. Status rentan tersebut disinyalir membuat komandan kapal Rusia menjadi sangat reaktif terhadap objek asing yang mendekat.

Ilustrasi kapal pesiar (Freepik)
Ilustrasi kapal pesiar (Freepik)

Radar kapal fregat Admiral Grigorovich awalnya mendeteksi adanya pergerakan tidak biasa dari jacht sipil Bright Future. Pihak Rusia mengklaim kapal pesiar tersebut terus melaju pada rute berisiko tinggi yang dapat memicu benturan langsung.

Upaya komunikasi radio berulang kali diabaikan oleh kru kapal jacht sipil tersebut tanpa alasan yang jelas. Karena peringatan awal tidak digubris, militer Rusia sempat meluncurkan suar cahaya sebagai sinyal darurat visual di tengah laut.

Lantaran kapal sipil tersebut tetap mendekat hingga radius 150 meter, komandan perang Rusia akhirnya mengambil keputusan ekstrem. Menggunakan senjata api ringan, personel militer melepaskan tembakan tunggal secara berkala di sepanjang jalur lintasan jacht tersebut.

Pihak Kremlin menegaskan bahwa seluruh prosedur defensif yang dilakukan di wilayah perairan internasional tersebut sudah sesuai dengan pakem hukum yang berlaku.

"Awak kapal fregat 'Admiral Grigorovich' bertindak sesuai dengan peraturan maritim internasional dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mencegah terjadinya insiden," sebut pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia.

Pemerintah Inggris segera meredam kepanikan publik dengan menyatakan bahwa peluru yang dimuntahkan militer Rusia tidak diarahkan langsung ke badan kapal. Juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris menegaskan insiden tersebut murni merupakan "anesta untuk mencegah kemungkinan tabrakan."

Lokasi konfrontasi ini dipastikan berada sekitar 32 kilometer di sebelah selatan Isle of Wight, yang berarti berada di luar batas laut teritorial Inggris. Jalur ini dikenal sebagai salah satu rute pelayaran paling sibuk dan paling ketat pengawasannya di seluruh dunia.

Saat insiden mendebarkan itu terjadi, pergerakan armada Admiral Grigorovich sebenarnya tengah dikawal ketat oleh kapal patroli lepas pantai milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Mersey. Kehadiran militer Inggris di dekat lokasi memastikan situasi di lapangan dapat diredam dengan cepat tanpa eskalasi bersenjata lebih lanjut.

Latar belakang hubungan geopolitik kedua negara sendiri sedang berada dalam tensi tinggi setelah London melakukan tindakan agresif 2 hari sebelumnya. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer baru saja mengumumkan keberhasilan militernya mencegat kapal tanker minyak yang diduga kuat terafiliasi dengan armada bayangan Rusia di Selat Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018

Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:25 WIB

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia

KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:42 WIB

Terkini

Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka

Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:46 WIB

Laporan Intelijen Amerika: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Iran, Bisa Buka Tutup Kapan Saja

Laporan Intelijen Amerika: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Iran, Bisa Buka Tutup Kapan Saja

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:36 WIB

Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI

Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:28 WIB

Waspada Macet! Ada 5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini

Waspada Macet! Ada 5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:11 WIB

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:41 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:00 WIB

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB