Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB
Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini
Iran menegaskan penandatanganan memorandum bersama AS dalam dua bahasa bertujuan untuk menjaga transparansi penuh. (AI)
baca 10 detik
  • Iran mendesak memorandum bersama Amerika Serikat ditandatangani dalam bahasa Inggris dan Farsi.

  • Kebijakan penggunaan dua bahasa resmi ini bertujuan untuk menjaga transparansi publik yang tinggi.

  • Langkah tersebut diambil guna mencegah munculnya terjemahan subjektif atau perbedaan tafsir isi.

Suara.com - Pemerintah Iran memastikan nota kesepahaman terbaru dengan Amerika Serikat ditandatangani menggunakan bahasa Inggris dan Farsi secara bersamaan. Langkah berani ini diambil untuk menjamin keterbukaan mutlak dan mencegah kesalahpahaman di masa depan.

Desakan Teheran terhadap penggunaan 2 bahasa tersebut menjadi sinyal kuat bahwa mereka tidak ingin ada celah manipulasi. Kesepakatan ini sekaligus menjadi standar baru dalam pola komunikasi diplomatik kedua negara yang kerap bersitegang.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan bahwa kebijakan ini memegang peranan sangat vital. Struktur dokumen bilateral kini dipastikan memiliki kekuatan hukum yang setara di kedua belah pihak.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)

"Ini mewakili tingkat transparansi tertinggi dalam komunikasi publik kami," ujar Baghaei dalam wawancara khusus bersama stasiun penyiaran negara, IRIB.

Baghaei juga menambahkan bahwa langkah taktis ini menutup ruang bagi munculnya perdebatan interpretasi naskah di kemudian hari. Komitmen tersebut dinilai sebagai benteng utama untuk menjaga keaslian isi kesepakatan politik tersebut.

"Jika teks tersebut hanya ada dalam bahasa Inggris, mungkinkah ada terjemahan yang subjektif atau berbeda," kata Baghaei menjelaskan alasan mendasar di balik ketegasan pihak Iran.

Oleh karena itu, penyusunan naskah Farsi dibuat dengan ketelitian tingkat tinggi agar selaras sepenuhnya dengan versi Inggris. Teheran memandang naskah berbahasa resmi mereka tersebut memiliki legitimasi yang tidak dapat diganggu gugat.

Kemenlu Iran secara tegas menyatakan dokumen Farsi itu kini berstatus sah dan berotoritas penuh secara hukum internasional. Langkah ini diambil guna memitigasi risiko distorsi informasi yang berpotensi merugikan kepentingan nasional mereka.

Di sisi lain, publik global melihat dinamika ini sebagai metode baru dalam memperkuat akuntabilitas kontrak politik antarkeduanya. Ketegangan historis yang panjang membuat setiap klausul tertulis menjadi sangat sensitif bagi stabilitas kawasan.

baca juga

Dua dokumen yang identik ini diharapkan mampu meredam kecurigaan domestik maupun internasional terkait isi perjanjian. Kedua negara kini terikat pada diksi yang sama tanpa ada ruang untuk mengelak.

Sebagai latar belakang, hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Iran telah lama diwarnai oleh ketidakpercayaan yang mendalam. Berbagai negosiasi sebelumnya sering kali mengalami kebuntuan akibat perbedaan persepsi terhadap teks kesepakatan.

Persoalan bahasa dan interpretasi hukum kerap kali menjadi batu sandungan besar dalam mengimplementasikan kesepakatan bersama. Melalui penerapan aturan 2 bahasa yang setara ini, Iran mencoba membangun benteng hukum yang lebih kokoh.

Keberadaan dokumen dalam bahasa Farsi ini memberikan rasa aman bagi publik Iran terhadap transparansi kinerja pemerintahnya. Kini, dokumen resmi tersebut menjadi acuan utama yang valid bagi masa depan hubungan diplomatik kedua negara.

Berikut adalah isi lengkap dari poin-poin kesepakatan yang telah disetujui:

1. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran beserta sekutu mereka dalam perang saat ini menandatangani MOU ini untuk menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon, dan berjanji mulai sekarang tidak akan memulai perang atau operasi militer apa pun terhadap satu sama lain, dan untuk menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap satu sama lain, serta menjamin integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon. Kesepakatan akhir akan mengonfirmasi penghentian permanen perang di semua lini, termasuk di Lebanon dan ketentuan lain dari paragraf ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:01 WIB

Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!

Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:49 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Berakhir Lesu, Turun Rp20.000 Meski Sempat Cetak Rekor

Harga Emas Antam Berakhir Lesu, Turun Rp20.000 Meski Sempat Cetak Rekor

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:02 WIB

5 Rekomendasi Parfum Wangi Vanilla Manis Tahan Lama Sesuai Review

5 Rekomendasi Parfum Wangi Vanilla Manis Tahan Lama Sesuai Review

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan

Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan

Sumut | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Bisnis Inti KAI Tumbuh Solid, Laba Bersih Anjlok 74 Persen Tergerus Whoosh

Bisnis Inti KAI Tumbuh Solid, Laba Bersih Anjlok 74 Persen Tergerus Whoosh

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Usung Konsep Drama SMA Militer, Serial Minerva Academy Rilis September 2026

Usung Konsep Drama SMA Militer, Serial Minerva Academy Rilis September 2026

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:55 WIB

Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?

Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Hari Ini Terakhir Promo Buy 1 Get 1 Sports Station, Ada Nike hingga New Balance!

Hari Ini Terakhir Promo Buy 1 Get 1 Sports Station, Ada Nike hingga New Balance!

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:49 WIB

Didukung Bisnis Energi Terbarukan, HGII Catat Laba Bersih Rp 11,58 Miliar pada Semester I 2026

Didukung Bisnis Energi Terbarukan, HGII Catat Laba Bersih Rp 11,58 Miliar pada Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029

Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029

Surakarta | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:43 WIB

×