Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Vania Rossa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
Penumpang melintasi autogate di Bandar Udara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. ANTARA/HO- Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan
baca 10 detik
  • Ditjen Imigrasi menargetkan pengoperasian 403 unit autogate di 28 titik pemeriksaan darat, laut, dan udara sepanjang tahun 2026.
  • Ekspansi autogate dilakukan guna meningkatkan efisiensi pemeriksaan, transparansi layanan, serta keamanan nasional bagi seluruh pelintas internasional di Indonesia.
  • Sistem autogate menggunakan teknologi pengenal wajah yang terintegrasi dengan basis data pencegahan dan Interpol untuk memverifikasi identitas pelintas.

Suara.com - Meningkatnya mobilitas warga negara Indonesia maupun warga negara asing mendorong Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memperluas penggunaan autogate atau sistem pemeriksaan imigrasi otomatis di berbagai pintu masuk Indonesia.

Sepanjang 2026, Ditjen Imigrasi menargetkan jumlah autogate bertambah menjadi 403 unit yang akan tersebar di 28 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di jalur udara, laut, maupun darat.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan saat ini Indonesia telah mengoperasikan 306 unit autogate di 11 TPI, terdiri atas 288 unit di bandara dan 18 unit di pelabuhan.

"Melalui rencana penambahan perangkat baru, ke depannya diproyeksikan akan memiliki total 403 unit autogate yang tersebar di 28 TPI udara, laut, dan darat di seluruh Indonesia pada tahun ini," kata Hendarsam saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (20/6/2026), mengutip dari ANTARA.

Menurut Hendarsam, perluasan tersebut dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, Imigrasi memasang 10 unit autogate di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang.

Selanjutnya, pada tahap kedua, digitalisasi layanan diperluas hingga kawasan perbatasan negara melalui pemasangan autogate di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Papua, sebanyak empat unit, PLBN Motaain di Nusa Tenggara Timur sebanyak empat unit, dan PLBN Entikong di Kalimantan Barat sebanyak empat unit.

Hendarsam mengatakan ekspansi layanan dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya arus pelintas internasional. Pada triwulan pertama 2026 saja, jumlah kedatangan internasional tercatat mencapai 3,36 juta orang, sedangkan keberangkatan mencapai 3,50 juta orang.

Menurutnya, penguatan sistem digital tidak hanya difokuskan di bandara-bandara besar, tetapi juga menyasar wilayah perbatasan agar standar pelayanan dan keamanan imigrasi semakin merata.

"Kedaulatan digital imigrasi tidak boleh hanya berpusat di bandara-bandara besar Pulau Jawa dan Bali saja. Dengan menempatkan autogate di pos-pos lintas batas negara seperti Motaain, Skouw, dan Entikong, kami sedang menyetarakan standar keamanan dan kualitas pelayanan di seluruh penjuru Tanah Air," ujarnya.

baca juga

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi tata kelola pemeriksaan keimigrasian sekaligus upaya menjaga kedaulatan negara.

"Ini bagian dari transformasi tata kelola tempat pemeriksaan imigrasi untuk melindungi kedaulatan bangsa sekaligus menghadirkan pelayanan yang adil bagi seluruh rakyat," kata Hendarsam.

Selain mempercepat proses pemeriksaan, penggunaan autogate juga dinilai mampu menciptakan layanan yang lebih transparan, mengurangi potensi pungutan liar (pungli), serta meminimalkan peluang penyalahgunaan wewenang oleh oknum petugas.

Dari sisi keamanan, autogate telah terintegrasi dengan basis data cegah dan tangkal serta jaringan Interpol. Sistem ini menggunakan teknologi face recognition untuk memverifikasi identitas pelintas dan keaslian dokumen perjalanan secara otomatis.

Apabila seseorang masuk dalam daftar pencegahan atau memiliki catatan kriminal, sistem akan secara otomatis menolak akses dan mengunci proses pemeriksaan.

Hendarsam mengungkapkan minat masyarakat terhadap layanan pemeriksaan otomatis juga terus meningkat. Saat ini, penggunaan autogate telah mencapai sekitar 63 hingga 64 persen dari total pelintas di TPI utama.

"Preferensi publik terhadap layanan otomatis terus meningkat. Penggunaan autogate saat ini telah mencapai rata-rata 63 hingga 64 persen dari total keseluruhan pelintas di TPI utama," ujarnya.

Ia optimistis modernisasi sistem tersebut akan membantu menjaga kelancaran pelayanan keimigrasian di tengah tren peningkatan jumlah pelintas internasional setiap tahunnya.

"Modernisasi sistem diproyeksikan mampu menjaga stabilitas pelayanan di tengah tren kenaikan arus penumpang internasional yang terus tumbuh konsisten setiap tahunnya," tutup Hendarsam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Demo di Kementerian Imipas, Massa Tuntut Audit Penerbitan KITAS WNA

Demo di Kementerian Imipas, Massa Tuntut Audit Penerbitan KITAS WNA

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 19:00 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×