Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Fabiola Febrinastri

Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi Bupati Bener Meriah Armia di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). (Dok. Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperkuat sinergi untuk mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus mendorong pembangunan Sekolah Rakyat di daerah itu.

Hal itu mengemuka dalam audiensi antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Bupati Bener Meriah Armia di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Agus Jabo didampingi Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Masryani Mansyur, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial Joko Widiarto, serta perwakilan Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Jauhari. Armia hadir bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah Hasyimi.

Armia menyampaikan perkembangan usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bener Meriah. Awalnya pemerintah daerah menyiapkan lahan seluas 5 hektare di pusat kota. Namun, lahan itu belum memenuhi syarat pembangunan Sekolah Rakyat yang membutuhkan area sekitar 6,8 hektare.

"Kita alternatifnya lahannya banyak, Pak. Jadi intinya, Pak, kalau masalah tanah, saya kira tidak ada persoalan, masalah listrik ada, air ada. Kita sudah minta hibah lahan dari Kementerian Pertanian," ujar Armia.

Menanggapi hal itu, Agus Jabo menjelaskan usulan Sekolah Rakyat dari Bener Meriah masih dapat diproses sepanjang memenuhi ketentuan teknis, terutama terkait luas dan kesiapan lahan.

"Yang penting cepat supaya bisa ikut. Mumpung usulan-usulan tahap tiga ini belum diteken Menteri Sosial untuk disampaikan ke Presiden. Khawatirnya nanti begitu sudah diteken Menteri, terus masuk tahap berikutnya. Kita nggak bisa ikuti yang tahap tahun ini, Pak," kata Agus Jabo.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Bener Meriah segera menuntaskan proses penggantian lahan agar usulan pembangunan Sekolah Rakyat dapat masuk dalam tahapan berikutnya.

Perwakilan Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat, Jauhari, menilai ketersediaan lahan yang memadai menjadi faktor penting untuk menunjang kualitas fasilitas pendidikan yang akan dibangun.

baca juga

"Kalau bagusnya memang, Pak, 7 sampai 8 hektare supaya dapat prasarana yang optimal. Dan kalau bisa lahannya yang rata," ujar Jauhari.

Selain membahas Sekolah Rakyat, pertemuan itu juga menyoroti perkembangan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bener Meriah. Masryani menyampaikan hingga saat ini Kemensos telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada warga terdampak.

Bantuan itu meliputi santunan ahli waris bagi 33 orang senilai Rp495 juta, bantuan isi hunian bagi 1.261 kepala keluarga senilai Rp3,78 miliar, bantuan pemberdayaan ekonomi senilai Rp6,3 miliar, serta bantuan jaminan hidup (jadup) bagi warga terdampak bencana.

Sebelumnya, Kemensos telah menyalurkan bantuan jadup tahap pertama kepada 4.468 jiwa senilai Rp2,01 miliar untuk kebutuhan satu bulan. Kemensos juga memastikan penyaluran jadup untuk dua bulan berikutnya segera direalisasikan.

"Jadi untuk yang dua bulan ini sudah masuk SPM-nya. Insya Allah minggu ini kami salur melalui PT Pos, Pak," ujar Masryani.

Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi terbaru, bantuan jadup lanjutan selama dua bulan akan disalurkan kepada 3.417 jiwa dengan nilai sekitar Rp3,07 miliar.

Armia menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemensos kepada masyarakat Bener Meriah yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga menyampaikan kebutuhan dukungan akses data sosial ekonomi hingga tingkat desa untuk memperkuat pemutakhiran data penerima bantuan sosial.

Menanggapi hal itu, Agus Jabo meminta pemerintah daerah berkoordinasi langsung dengan Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial agar kebutuhan data dapat segera ditindaklanjuti.

Menutup audiensi, Agus Jabo memastikan Kemensos akan terus mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat maupun penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah.

"Jadi untuk yang sekolah rakyat, itu proposalnya tetap namun harus ada keterangan perpindahan lahan dari Bupati. Jadi supaya registrasinya sudah masuk dulu ke Kemensos, tinggal ganti lahan. Lalu untuk jadup, mudah-mudahan minggu ini keluar. Paling lama minggu depan," kata Agus Jabo.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:49 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×