DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa membantah pelemahan fungsi pengawasan parlemen akibat dominasi partai koalisi pemerintah di Senayan.
  • Saan menegaskan bahwa mekanisme pengawasan DPR tetap berjalan aktif dalam mengkritisi kebijakan serta merespons berbagai keluhan masyarakat.
  • Evaluasi DPR terhadap program Makan Bergizi Gratis berhasil mendorong pemerintah melakukan pembenahan tata kelola dan penghematan anggaran besar.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa membantah anggapan bahwa fungsi pengawasan parlemen melemah karena mayoritas partai politik di Senayan berada dalam barisan pendukung pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Saan merespons klaim PDI Perjuangan (PDIP) yang menyebut dirinya perlu berada di luar pemerintahan sebagai kekuatan penyeimbang lantaran mayoritas kursi DPR dikuasai partai koalisi.

Menurut Saan, mekanisme check and balances di DPR tetap berjalan. Seluruh komisi, kata dia, masih aktif mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai bermasalah maupun menuai keluhan dari masyarakat.

"Check and balances kan tetap jalan ya. Terkait dengan keluhan-keluhan masyarakat, kebijakan, dan program pemerintah, itu di komisi-komisi terkait tetap disikapi dan dikritisi," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Politikus Partai NasDem itu menilai pemerintah juga cukup terbuka terhadap berbagai masukan dan hasil pengawasan yang disampaikan DPR.

Sebagai contoh, Saan menyinggung evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, persoalan yang sempat mencuat dalam pelaksanaan program tersebut justru mendorong pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh.

"Seperti Jumat yang lalu misalnya, ketika DPR menerima mahasiswa, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan bahwa mereka sedang melakukan penataan kembali terkait tata kelola MBG. Banyak sekali yang diperbaiki dan disempurnakan, mulai dari teknis, penertiban, moratorium, hingga efisiensi," jelasnya.

Dari proses evaluasi itu, lanjut Saan, pemerintah bahkan berpotensi melakukan penghematan anggaran dalam jumlah besar.

"Kepala BGN menyampaikan ada penghematan sekitar Rp70 triliun dari proses penataan ulang tersebut," ungkapnya.

baca juga

Saan menegaskan DPR tetap menjadi saluran bagi berbagai aspirasi publik, termasuk kritik dari kalangan mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya terhadap kebijakan pemerintah.

"Jadi menurut saya, dalam hal ini DPR tetap sudah menjalankan fungsi-fungsi sebagai lembaga yang merepresentasikan kepentingan publik. Itu tetap kita jalankan," katanya.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Sitorus. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Sitorus. (Suara.com/Bagaskara)

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menegaskan partainya memilih berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang kekuasaan karena mayoritas partai di DPR telah bergabung dalam koalisi pemerintah.

"Posisi PDI Perjuangan sudah tegas, berada di luar pemerintahan dan menjadi penyeimbang kekuasaan. Kenapa perlu menjadi penyeimbang? Karena mayoritas DPR sudah dikuasai oleh partai-partai yang masuk dalam pemerintahan. Kurang terang benderang apa urusan ini bagi dia?" ujar Deddy.

Pernyataan Deddy itu sekaligus merespons Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid yang sebelumnya menilai sikap politik PDIP masih "abu-abu" dan membingungkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:27 WIB

PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!

PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:00 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB