Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 25 Juni 2026 | 14:13 WIB
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
Delcy Rodriguez (Antara)
baca 10 detik
  • Negara Bagian La Guaira ditetapkan sebagai zona bencana akibat dampak gempa bumi paling parah.

  • Korban tewas sementara mencapai 32 orang dan diprediksi meningkat setelah evakuasi La Guaira.

  • Amerika Serikat beserta sejumlah negara dunia segera mengirimkan tim penyelamat medis ke Venezuela.

Suara.com - Negara Bagian La Guaira di pesisir utara Venezuela resmi menyandang status zona bencana akibat kerusakan yang sangat masif. Langkah darurat ini diambil setelah wilayah tersebut menjadi titik terparah yang dihantam gempa bumi berkekuatan besar.

Presiden Pelaksana Venezuela, Delcy Rodriguez, turun tangan langsung memimpin koordinasi penanganan darurat di wilayah pesisir tersebut. Skala kerusakan yang masif membuat otoritas setempat harus memprioritaskan penyelamatan warga yang masih terjebak.

"Kita bisa mengatakan bahwa situasi di La Guaira adalah sebuah tragedi kemanusiaan yang nyata," ujar Rodriguez dalam pidato larat malamnya, dikutip dari CNN Internasional.

Gempa bumi dahsyat di Venezuela membongkar kerapuhan bangunan tua yang mengancam keselamatan ribuan warga. (Sunday Guardian)
Gempa bumi dahsyat di Venezuela membongkar kerapuhan bangunan tua yang mengancam keselamatan ribuan warga. (Sunday Guardian)

Kehancuran infrastruktur di wilayah pesisir ini dilaporkan sangat masif dan memutus akses logistik utama. Puluhan gedung bertingkat runtuh rata dengan tanah dan menimbun banyak korban di bawahnya.

"Puluhan bangunan telah runtuh, dan saat ini kami sedang terlibat dalam operasi penyelamatan yang berat untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa yang diizinkan Tuhan," kata Rodriguez menjelaskan situasi di lapangan.

Data awal dari laporan resmi sebelum mencakup wilayah La Guaira mencatat angka korban yang sudah sangat besar. Sedikitnya 32 orang dilaporkan tewas dan sekitar 700 warga lainnya mengalami luka-luka.

Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring masuknya data korban dari reruntuhan di La Guaira. Petugas medis dan evakuasi kini berpacu dengan waktu di tengah keterbatasan peralatan.

Gelombang solidaritas global mulai bergerak cepat mengirimkan bantuan ke titik-titik bencana. Sejumlah negara telah mengonfirmasi pengiriman tim penyelamat khusus untuk mempercepat proses evakuasi.

Rodriguez menyebutkan bahwa tim penyelamat dari Amerika Serikat, Republik Dominika, El Salvador, Meksiko, dan Qatar akan segera tiba.

baca juga

Selain itu, China, Brasil, dan negara-negara Karibia juga telah menawarkan bantuan kemanusiaan.

Pemerintah Venezuela mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan bahu-membahu menghadapi situasi kritis ini. Solidaritas domestik dianggap menjadi kunci utama dalam melewati masa-masa sulit pascabencana.

"Saya meminta agar kita bertindak dalam persatuan nasional dan dengan tenang, mengetahui bahwa bersama-sama kita akan mengatasi tragedi ini," ucap Rodriguez menegaskan.

Respon cepat juga datang dari belahan utara melalui komitmen pengiriman personel penyelamat dan logistik medis. Pengiriman bantuan ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan darurat untuk membantu para korban.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyatakan bahwa negaranya "segera mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan, sumber daya medis, dan bantuan kemanusiaan ke Venezuela." Langkah taktis ini diambil langsung di bawah instruksi Presiden Trump.

Pemerintah Amerika Serikat juga menyampaikan pesan duka mendalam bagi para korban yang terdampak bencana ini. Mereka mengapresiasi keberanian para petugas yang terus bekerja tanpa henti di lokasi runtuhan.

"Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada rakyat Venezuela menyusul gempa bumi yang merusak," kata Rubio melalui unggahannya.

"Hati kami bersama semua orang yang telah kehilangan orang-orang terkasih, mereka yang terluka, dan para pekerja penyelamat pemberani yang bekerja tanpa lelah setelah kejadian tersebut."

Gempa bumi tektonik yang mengguncang Venezuela kali ini memicu kerusakan struktural paling parah dalam beberapa dekade terakhir. Wilayah pesisir utara seperti La Guaira menjadi yang paling rentan karena struktur tanah dan kepadatan bangunan.

Kondisi geografis La Guaira yang berada di garis pantai mempersulit proses mobilisasi alat berat ke lokasi bencana. Saat ini, fokus utama otoritas gabungan adalah memaksimalkan pencarian korban selamat di bawah puing bangunan sebelum masa golden hour berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:43 WIB

Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos

Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:15 WIB

Terkini

Bareskrim Bongkar Pabrik Vitamin Anak Palsu, Beroperasi Sejak 2021

Bareskrim Bongkar Pabrik Vitamin Anak Palsu, Beroperasi Sejak 2021

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Makin Eksklusif, BRI Hadirkan Keistimewaan Layanan Kesehatan Prodia bagi Nasabah Prioritas

Makin Eksklusif, BRI Hadirkan Keistimewaan Layanan Kesehatan Prodia bagi Nasabah Prioritas

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:22 WIB

BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas

BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang

Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:17 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:16 WIB

BRI dan Prodia Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Exclusive Healthcare Services

BRI dan Prodia Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Exclusive Healthcare Services

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:08 WIB

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:07 WIB

×