Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:19 WIB
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M (Wikipedia)
baca 10 detik
  • Jerman menyediakan enam pesawat A400M untuk mempercepat distribusi logistik di internal Venezuela.

  • Prancis menerjunkan 85 personel penyelamat khusus pascagempa mematikan yang mengguncang Venezuela.

  • Uni Eropa mengaktifkan sistem satelit Copernicus guna memetakan kerusakan infrastruktur secara real-time.

Suara.com - Eropa langsung mengerahkan armada pesawat angkut militer dan ratusan personel penyelamat guna menembus pusat kehancuran pasca gempa bumi di Venezuela. Langkah cepat ini diambil demi memutus kelumpuhan logistik di wilayah-wilayah yang paling parah terisolasi.

Negara-negara Uni Eropa kini mengubah fokus diplomasi menjadi aksi penyelamatan taktis di lapangan. Kehadiran logistik udara menjadi kunci utama karena jalur darat di lokasi bencana dilaporkan terputus total.

Dikutip dari CNN Internasional, Komisaris Manajemen Krisis Uni Eropa, Hadja Lahbib, menegaskan bahwa penanganan darurat telah berjalan sejak awal.

Gempa beruntun magnitudo 7,5 menghancurkan ratusan bangunan di Venezuela dan memicu status darurat nasional. (CBS)
Gempa beruntun magnitudo 7,5 menghancurkan ratusan bangunan di Venezuela dan memicu status darurat nasional. (CBS)

“Mitra yang didanai Uni Eropa sudah memberikan bantuan di lapangan, Copernicus telah diaktifkan & kami siap meningkatkan bantuan,” ujarnya.

Prancis bergerak cepat dengan mengirimkan puluhan tenaga ahli yang biasa menangani situasi runtuhan kritis. Tim ini dirancang untuk bekerja mandiri tanpa membebani fasilitas lokal yang sedang lumpuh.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa dirinya telah melakukan panggilan telepon dengan Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez. Dalam pembicaraan tersebut, Macron mengekspresikan solidaritas dan mempersiapkan bantuan Prancis.

Spanyol juga tidak tinggal diam dengan menyiapkan unit militer khusus yang biasa menangani skenario bencana besar. Kementerian Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa mereka telah menawarkan bantuan darurat kepada Venezuela melalui Unit Darurat Militer dan badan pembangunannya.

Jerman mengambil peran krusial dengan membuka jalur logistik udara yang sangat dibutuhkan untuk distribusi logistik internal. Pasokan makanan dan obat-obatan kini bergantung pada kesiapan armada tersebut.

Kementerian Pertahanan Jerman menyatakan bahwa mereka dapat menyediakan 4 pesawat angkut A400M untuk dukungan darurat. Fasilitas ini bertujuan untuk memungkinkan negara tersebut mengangkut personel dan peralatan ke Venezuela, serta memfasilitasi penerbangan transportasi di dalam Venezuela.

baca juga

Pergerakan cepat ini memperkuat gelombang solidaritas global yang sebelumnya sudah diinisiasi oleh Amerika Serikat, China, dan Chile. Italia kini sedang merancang koridor khusus agar bantuan medis bisa sampai ke sasaran tanpa hambatan birokrasi.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyampaikan rasa simpati yang mendalam terhadap situasi darurat ini. Meloni mengatakan bahwa Italia sedang bekerja “untuk segera mengaktifkan setiap saluran bantuan kemanusiaan dan asistensi kepada rekan-rekan senegara kita.”

Kepemimpinan tertinggi Uni Eropa memastikan seluruh sumber daya finansial dan teknologi satelit akan terus memantau pergeseran tanah. Pemantauan ini penting untuk mencegah timbulnya korban susulan di zona bahaya.

“Kami menyampaikan solidaritas kami kepada seluruh rakyat Venezuela menyusul gempa bumi yang menghancurkan tadi malam. Saya memikirkan khususnya para korban dan keluarga mereka,” tulis Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Bencana geologi ini melanda Venezuela pada Rabu malam dan langsung memicu kerusakan infrastruktur skala luas di berbagai kota. Gempa bumi berkekuatan besar tersebut meruntuhkan bangunan pemukiman dan memutus jaringan komunikasi utama negara.

Sebelum bantuan Eropa datang, pemerintah lokal sempat kewalahan memetakan titik korban akibat keterbatasan armada evakuasi. Dukungan internasional kini menjadi tumpuan utama Venezuela untuk mencegah krisis kemanusiaan yang lebih dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Terkini

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 19:11 WIB

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:10 WIB

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:09 WIB

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:05 WIB

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 19:03 WIB

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:00 WIB

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:58 WIB

Tunda Beli Vario 125: Ini 5 Motor Termewah yang Bisa Dibeli Seharga 25 Juta

Tunda Beli Vario 125: Ini 5 Motor Termewah yang Bisa Dibeli Seharga 25 Juta

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 18:56 WIB

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:54 WIB

Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid

Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:54 WIB

×