19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

Muhamad Yasir

Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. (ANTARA/HO-Diskominfo Garut)
baca 10 detik
  • Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak masyarakat mampu menjadi orang tua asuh bagi anak putus sekolah di Garut.
  • Program ini menyasar 19 ribu anak putus sekolah dengan dukungan pendanaan dari ASN, pengusaha, serta berbagai lembaga sosial.
  • Pemkab Garut sedang mengembangkan aplikasi khusus untuk menghubungkan orang tua asuh dengan anak guna memastikan keberlanjutan pendidikan mereka.

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Garut tengah meluncurkan misi besar untuk menyelamatkan masa depan generasi muda di wilayahnya.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara khusus mengajak kalangan masyarakat mampu untuk turun tangan menjadi "Orang Tua Asuh" bagi anak-anak yang putus sekolah akibat himpitan ekonomi dan sulitnya akses pendidikan di pelosok.

Program ini membidik kalangan yang memiliki kemampuan finansial lebih, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, hingga berbagai lembaga sosial.

"Kita akan menginventarisir anak-anak yang mau dijadikan anak asuh, dan kita akan mengajak orang-orang yang mampu untuk ikut serta," kata Abdusy Syakur di Garut disitatdari Antara, Kamis (25/6/2026).

Selain dukungan perorangan, lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Korpri juga dilibatkan untuk mengalokasikan bantuan.

Fokus utamanya adalah memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki penyokong dana tetap yang menjamin mereka kembali ke bangku sekolah.

"Nanti ada orang tua yang akan membantu membiayai kebutuhan anaknya," jelas Bupati.

Saat ini, Pemkab Garut tengah memvalidasi data terkini mengenai angka anak putus sekolah yang sebelumnya dilaporkan mencapai 19 ribu jiwa.

Syakur mencatat, tren putus sekolah paling tinggi terjadi pada transisi dari jenjang SD ke SMP, sementara partisipasi di tingkat SD diklaim masih sangat baik.

baca juga

"Data dari dapodik (data pokok pendidikan) itu sebenarnya turunnya dari ketika masuk SMP, kalau SD itu angka partisipasi sekolah kita bagus," tuturnya.

Masalah ekonomi, jarak rumah ke sekolah yang terlalu jauh, hingga faktor budaya menjadi penyebab utama anak-anak di Garut berhenti sekolah.

Demi mencapai target 100 persen bebas anak putus sekolah, Pemkab Garut bahkan menyiapkan terobosan teknologi berupa aplikasi khusus sebagai jembatan komunikasi.

"Kita lagi mendesain semacam aplikasi yang jadi penghubung antara orang tua asuh dan anak asuh," pungkas Syakur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

Terkini

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×