Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Bangun Santoso, Tiara Rosana

Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
Beralih ke format daring dan pertemuan fisik di sebuah kafe di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, forum Konferensi Republik justru berhasil menyepakati tiga mandat penting bagi masa depan gerakan sipil. (Suara.com/Tiara Rosana)
baca 10 detik
  • Agenda Konferensi Republik di UI Salemba pada 28 Juni 2026 mendadak dibatalkan sehingga dialihkan ke format daring.
  • Forum masyarakat sipil tersebut berhasil menyepakati platform gerakan bersama, desain organisasi jejaring, serta pembentukan tim formatur perintis.
  • Gerakan konsolidasi ini akan terus berlanjut ke berbagai daerah melalui penyelenggaraan mandiri secara gotong royong oleh masyarakat.

Suara.com - Agenda Konsolidasi Nasional Konferensi Republik bertajuk "Jalan Menata Kembali Republik" di Kampus Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat pada Minggu (28/6/2026), mendadak dibatalkan sepihak.

Buntut pembatalan itu Forum konsolidasi masyarakat sipil akhirnya dialihkan penuh melalui format daring.

Pihak panitia pelaksana menyatakan telah menempuh seluruh prosedur administrasi resmi sejak 19 Juni 2026. Segala konfirmasi tertulis, surat tugas petugas fakultas, rincian biaya sewa tempat, hingga instalasi fisik di dalam ruangan pertemuan sebenarnya sudah rampung dipersiapkan.

Pembatalan sepihak yang terjadi secara tiba-tiba ini disikapi oleh panitia dengan menahan diri. Mereka menilai perubahan keputusan tersebut dipicu oleh adanya intervensi atau dinamika eksternal di luar kendali manajemen internal birokrasi kampus UI.

Beralih ke format daring dan pertemuan fisik di sebuah kafe di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, forum kemasyarakatan ini justru berhasil menyepakati tiga mandat penting bagi masa depan gerakan sipil.

Setelah berdiskusi selama hampir lima jam, forum yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat ini merumuskan tiga keputusan utama, yakni platform gerakan bersama, desain organisasi berbentuk jejaring, serta penunjukan tim formatur perintis yang diisi oleh 20 nama lintas sektor.

Sekretaris Jenderal Konferensi Republik, Yanuar Nugroho, menjelaskan bahwa platform bersama ini dirancang untuk menyatukan banyak pihak tanpa memaksakan struktur kepengurusan yang kaku atau hierarkis.

"Ini berbentuk jejaring luas yang menghubungkan berbagai kelompok yang berbeda-beda, mulai dari penerbit buku, kelompok masyarakat sipil, penyandang disabilitas, petani, buruh, hingga emak-emak dan akademisi," kata Yanuar.

Ia menegaskan, tujuan utama platform ini adalah mengembalikan posisi warga negara sebagai subjek aktif, bukan sekadar objek pembangunan atau politik.

baca juga

Selain menyepakati platform dan model organisasi berbentuk jejaring, forum juga menunjuk 20 nama formatur untuk merumuskan kepengurusan kolektif dalam waktu dua pekan ke depan.

Sejumlah nama yang masuk dalam tim formatur ini di antaranya Dandhy Laksono, Agus Sari, Rene Suhardono, Maria Selastiningsih, Ahmad Mujahid, hingga mantan komisioner KPK Chandra M. Hamzah.

Dukungan terhadap keberlangsungan forum ini juga datang dari kalangan mahasiswa. Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UI unsur mahasiswa, Razan Bayu Rachman, menilai hambatan ruang diskusi yang dialami di kampus justru menjadi momentum penting bagi anak muda untuk mereplikasi ruang dialog serupa di luar lingkungan akademik formal.

"Saya melihat masyarakat membutuhkan ruang-ruang yang sama sepertinya jauh lebih umum lagi. Bagaimana ada sebuah diskusi yang bisa membuka semua ruang untuk masyarakat sipil. Kita tidak perlu lagi menyekat-nyekatkan diri kita," ujarnya.

Gerakan konsolidasi sipil ini dipastikan akan terus bergulir ke daerah-daerah lain di luar Jakarta.

Ketua Umum Konferensi Republik, Sudirman Said, memaparkan bahwa forum berikutnya akan diselenggarakan secara gotong royong dan digilir ke sejumlah wilayah yang telah menyatakan kesiapannya.

"Medan bersiap menyelenggarakan, Sulawesi beberapa kota bersiap menyelenggarakan, Bandung bersiap menyelenggarakan, NTT bersiap menyelenggarakan. Itu akan kita gilir," papar Rektor Universitas Harkat Negeri tersebut.

Bagi pihak penyelenggara, dinamika pemindahan lokasi ini menjadi bukti bahwa ruang publik untuk membicarakan arah masa depan republik akan tetap berjalan secara organik dan mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba

Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:25 WIB

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Link dan Cara Voting Logo HUT ke-81 RI, Ini Kandidat Resmi yang Bersaing

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:56 WIB

Istana Rilis 5 Calon Logo HUT 81 RI, Masyarakat Bisa Pilih Langsung

Istana Rilis 5 Calon Logo HUT 81 RI, Masyarakat Bisa Pilih Langsung

Video | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:24 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?

100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:15 WIB

Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat

Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:19 WIB

Evaluasi Barikade Demonstrasi: Belajar Merawat Demokrasi dari Korea Selatan

Evaluasi Barikade Demonstrasi: Belajar Merawat Demokrasi dari Korea Selatan

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×