- Sebanyak 1.045 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).
- Massa dari solidaritas mahasiswa asal Paniai dan Front Anti Militerisme menggelar unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi mereka.
- Pihak kepolisian memastikan arus lalu lintas berjalan normal serta mengimbau peserta menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.
Suara.com - Sebanyak 1.045 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang akan digelar di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).
Ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga jajaran Polsek di wilayah setempat.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan seluruh personel telah disiagakan guna memastikan jalannya aksi berlangsung aman dan kondusif.
"1.045 personel gabungan Polda, Polres, Polsek jajaran," kata Erlyn saat dikonfirmasi Suara.com.
Erlyn menjelaskan, aksi yang akan berlangsung di kawasan Gambir tersebut merupakan unjuk rasa yang digelar Solidaritas Mahasiswa se-Indonesia asal Kabupaten Paniai (SMI-KP) bersama Front Anti Militerisme dan sejumlah elemen lainnya.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari solidaritas mahasiswa se-Indonesia asal Kabupaten Paniai (SMI-KP) dan Front Anti Militerisme dan Beberapa Element di Wilayah Gambir," katanya.
Meski demikian, kepolisian hingga kini belum mengumumkan adanya rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi. Arus kendaraan di kawasan Gambir untuk sementara masih dipastikan berjalan normal.
Polisi juga mengimbau para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga situasi tetap kondusif selama penyampaian pendapat di muka umum berlangsung.