6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

M Nurhadi

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Bung Karno (UBK) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Ketua BEM FH Universitas Bung Karno, Muhammad Abdimaludin, mengakui menerima dana sebesar Rp20 juta terkait aksi unjuk rasa.
  • Dana tersebut diduga berasal dari oknum kepolisian untuk mengalihkan rute demonstrasi mahasiswa dari Istana ke Gedung DPR RI.
  • Rektorat membekukan jabatan Muhammad Abdimaludin guna mempermudah penyelidikan internal Komisi Etik atas dugaan skandal suap demonstrasi tersebut.

Suara.com - Dunia pergerakan mahasiswa di ibu kota tengah diguncang skandal panas terkait dugaan pengondisian unjuk rasa. Skandal yang menyeret nama Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdimaludin alias Abdi, kini menggelinding menjadi bola salju di kancah nasional.

Pihak rektorat bertindak tegas dengan membekukan posisi jabatan struktural yang bersangkutan demi mempermudah jalannya penyelidikan oleh Komisi Etik kampus. Berikut adalah enam fakta krusial yang merangkum dinamika kasus dugaan suap demonstrasi tersebut:

1. Berawal dari Unjuk Rasa Aliansi BEM UBK

Pangkal dari persoalan ini bermula dari aksi demonstrasi yang digalang oleh aliansi BEM dari sejumlah fakultas di lingkungan UBK di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026).

Dalam aksi massa tersebut, para mahasiswa membawa enam poin tuntutan kajian nasional, di antaranya adalah evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, peninjauan ulang UU Kepolisian, serta stabilitas ekonomi dan harga BBM.

2. Pengakuan Mahasiswa Dapat Uang

Investigasi internal kampus mengonfirmasi adanya aliran dana segar yang masuk ke tangan oknum pimpinan mahasiswa. Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, mengungkapkan bahwa Abdi secara resmi telah mengakui menerima uang tunai sebesar Rp20 juta.

Penyerahan dana tersebut terjadi pada Senin dini hari, sesaat sebelum massa bergerak ke lapangan untuk melaksanakan aksi unjuk rasa.

Hal ini juga diperkuat dengan pengakuan dari mahasiswa terkait yang mengaku menerima sejumlah jutaan rupiah usai melakukan demo.

baca juga
Viral video perwakilan BEM UBK diinterogasi massa usai dugaan temuan terima uang setelah bertemu Wapres [Ist]
Viral video perwakilan BEM UBK diinterogasi massa usai dugaan temuan terima uang setelah bertemu Wapres [Ist]

3. Skenario Pengalihan Rute Gerakan ke Gedung DPR RI

Uang puluhan juta rupiah tersebut diduga kuat diberikan sebagai mahar politik dengan instruksi khusus. Berdasarkan pengakuan yang dihimpun pihak rektorat, pemberi dana memberikan catatan agar para mahasiswa membatalkan rencana demonstrasi di kawasan Istana Kepresidenan.

Massa aksi disarankan untuk memindahkan titik konsentrasi dan penyampaian aspirasi mereka menuju Gedung DPR RI.

4. Mengaku Adanya Keterlibatan Oknum Aparat

Kronologi pengondisian rute ini perlahan menyingkap jejaring aktor di belakang layar. Dari hasil klarifikasi internal, dana tersebut tidak diserahkan langsung oleh penyandang dana utama, melainkan didistribusikan secara berantai.

Berdasarkan pengakuan pihak terkait, uang Rp20 juta itu mendarat ke tangan Ketua BEM FH melalui perantara seorang oknum senior alumni FH UBK, yang bersumber dari oknum aparat kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:21 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB

Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta

Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:00 WIB

Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi

Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

×