- Pemerintah menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis dan donor darah di Jayapura untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat Papua.
- Wamendagri Akhmad Wiyagus menyatakan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM sesuai prioritas Asta Cita Presiden Prabowo.
- Kegiatan pengobatan massal ini berfungsi sebagai sarana deteksi dini penyakit guna mempercepat penanganan dan pemerataan layanan kesehatan.
Suara.com - Pemerintah terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Papua melalui program pelayanan kesehatan gratis, pengobatan massal, dan donor darah yang digelar di Jayapura. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memastikan layanan kesehatan menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengatakan, pembangunan SDM menjadi salah satu prioritas pemerintah sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
"Pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu fokus dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk melalui peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat," ujar Wiyagus.
Ia menilai, kegiatan pengobatan massal tidak hanya memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah bagi masyarakat, tetapi juga berperan sebagai sarana deteksi dini berbagai penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
"Pengobatan massal ini memberikan akses kesehatan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana deteksi dini berbagai penyakit," katanya.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap kesenjangan akses layanan kesehatan, khususnya di wilayah Papua, dapat terus diperkecil. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten III Sekretariat Daerah Papua Suzana Wanggai mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang dinilai memiliki manfaat besar bagi kemanusiaan.
"Kami mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi dalam donor darah. Setetes darah yang disumbangkan dapat membantu dan menyelamatkan sesama," ujar Suzana.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan berkelanjutan.
Pemerintah berharap, melalui peningkatan akses layanan kesehatan dan kualitas SDM, Papua dapat semakin berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.