Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
Ilustrasi penembakan dengan senjata api (pixabay)
baca 10 detik
  • Penembakan massal di shelter ibu dan anak di Stade Jerman menewaskan enam pekerja sosial.

  • Insiden berdarah tersebut dipicu oleh konflik sengketa hak asuh anak oleh seorang pria.

  • Polisi berhasil menahan pelaku utama beserta dua wanita lainnya setelah melakukan pengepungan mobil.

Suara.com - Sengketa hak asuh anak memicu aksi penembakan brutal yang menewaskan 6 orang pekerja di sebuah rumah aman khusus ibu dan anak di Stade, Jerman Utara.

Seluruh korban tewas merupakan staf fasilitas perlindungan tersebut, sementara bayi perempuan berusia tiga bulan milik pelaku dipastikan selamat.

Dikutip dari Reuters, Selasa (30/6/2026), tragedi ini menyoroti kerentanan pusat-pusat perlindungan sosial yang seharus menjadi zona steril dari segala bentuk intimidasi dan kekerasan fisik.

Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

Pihak berwenang bergerak cepat mengamankan pria berusia 45 tahun yang menjadi tersangka utama, bersama dengan ibu bayi dan satu perempuan lain.

Insiden berdarah bermula ketika pelaku mendatangi shelter yang berlokasi di dekat kota pelabuhan Hamburg tersebut sesuai jadwal pertemuan yang telah disepakati.

Situasi mendadak berubah mencekam pada tengah hari saat rentetan tembakan mulai dilepaskan secara membabi buta di dalam gedung.

Lima korban langsung mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian akibat luka tembak yang sangat parah.

Satu korban lain sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Aparat kepolisian segera mengisolasi area di sekitar jalanan berbatu yang dipenuhi perumahan bata merah khas kawasan Stade tersebut.

baca juga

Tim forensik berpakaian putih bersama detektif berpakaian sipil langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti ekshibit.

Presiden Jerman mengecam keras tindakan keji ini karena merusak esensi dari institusi yang didirikan untuk melindungi kelompok rentan.

"Saya sangat terkejut dengan tingkat kekerasan di tempat yang seharusnya memberikan perlindungan," kata Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier.

Sebelum penangkapan dilakukan, polisi sempat merilis peringatan agar masyarakat menjauhi zona bahaya demi menghindari jatuhnya korban tambahan.

Ketegangan mereda setelah kepolisian memastikan situasi telah terkendali dan tidak ada ancaman lanjutan bagi masyarakat umum di sekitar lokasi.

Sebuah rekaman media memperlihatkan momen dramatis saat petugas mengepung dan membekuk dua orang dari mobil yang bannya kempis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 usai Kalah Penalti Melawan Paraguay

Jerman Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 usai Kalah Penalti Melawan Paraguay

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:53 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×