Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 30 Juni 2026 | 10:49 WIB
Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah
Gempa beruntun magnitudo 7,5 menghancurkan ratusan bangunan di Venezuela dan memicu status darurat nasional. (CBS)
baca 10 detik
  • PBB mengantisipasi potensi sepuluh ribu korban jiwa dengan menyiapkan ribuan kantong jenazah di Venezuela.

  • Cuaca buruk berupa gelombang tropis mengancam keselamatan ribuan warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal.

  • Pemimpin oposisi menuduh pemerintah menghalangi kepulangannya ke Venezuela untuk membantu koordinasi darurat bencana.

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengantisipasi lonjakan masif angka kematian akibat bencana gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela. Koordinasi bantuan internasional kini berpacu dengan waktu sebelum cuaca buruk memperparah penderitaan para pengungsi.

Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Venezuela, Gianluca Rampolla Del Tindaro, menegaskan situasi di lapangan masih sangat dinamis. Merujuk pada data awal sebanyak 1.450 korban jiwa, ia memproyeksikan skala dampak fatalitas akan terus meluas.

Gianluca Rampolla Del Tindaro meyakini bahwa jumlah orang yang tewas akan terus bertambah. Evaluasi berkala terus dilakukan seiring proses evakuasi yang berjalan di bawah reruntuhan.

Gempa bumi dahsyat di Venezuela menewaskan 235 orang dan melukai ribuan warga lainnya. (Antara)
Gempa bumi dahsyat di Venezuela menewaskan 235 orang dan melukai ribuan warga lainnya. (Antara)

Sebagai langkah mitigasi situasi terburuk, badan dunia tersebut kini menyiapkan sepuluh ribu kantong jenazah logistik bantuan. Langkah taktis ini diambil agar otoritas lokal tidak kewalahan menangani pemulasaran korban.

“Saya sungguh berharap jumlahnya akan lebih kecil dari itu,” ujar Tindaro menyampaikan harapannya terhadap situasi riil masa depan, dikutip dari Skynews, Selasa (30/6/2026).

Saat ini Pemerintah Venezuela memegang kendali penuh dalam memimpin operasi kemanusiaan skala besar di wilayah terdampak. Sinergi antarlembaga terus diperkuat guna memastikan distribusi logistik menyentuh titik-titik terisolasi.

Dampak fisik akibat gempa kembar tersebut telah melumpuhkan infrastruktur pemukiman warga secara signifikan. Sedikitnya terdapat 2.500 bangunan yang mengalami kerusakan parah, di mana sebagian besar di antaranya telah rata dengan tanah.

Tantangan bagi para penyintas dipastikan semakin berat menyusul adanya peringatan dini meteorologi teranyar. Sebuah gelombang tropis diprediksi segera melintasi langit Venezuela dalam beberapa jam ke depan.

Fenomena atmosfer tersebut berpotensi membawa curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana ikutan baru di lokasi pengungsian. Kondisi ini dipastikan menyulitkan pergerakan warga yang kehilangan tempat tinggal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Gempa Venezuela Tembus 1.719 Jiwa, Hampir 50 Ribu Orang Hilang

Korban Gempa Venezuela Tembus 1.719 Jiwa, Hampir 50 Ribu Orang Hilang

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:15 WIB

Siapa Lucas Trejo? Pesepakbola Argentina Sedih Istri dan 2 Anaknya Tewas di Gempa Venezuela

Siapa Lucas Trejo? Pesepakbola Argentina Sedih Istri dan 2 Anaknya Tewas di Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:00 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×