Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengimbau siswa membaca komposisi dan tanggal kadaluarsa pangan sejak dini.
  • Imbauan tersebut disampaikan saat acara bersama BPOM di Jakarta pada Senin, 28 Juni 2026 sebagai gerakan SAPA.
  • Edukasi ini bertujuan membangun sikap kritis siswa serta menjamin kesehatan generasi masa depan melalui konsumsi pangan aman.

Suara.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengimbau para pendidik di sekolah untuk berikan edukasi kepada siswa soal kesadaran dalam membeli produk pangan. Salah satunya dengan membiasakan anak membaca komposisi dan tanggal kadaluarsa pada kemasan pangan sebelum membelinya. 

Usulan itu disampaikan Mu'ti sebagai implementasi dari gerakan Gebyar Sadar Pangan Aman (SAPA) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

"Tentu kita membangun kesadaran ketika mereka membeli produk-produk makanan, itu juga harus membiasakan diri melihat ingredient-nya juga melihat tanggal kaduarsanya. Sehingga mungkin nanti penerjemahan program ini tentu perlu sampai kepada aspek-aspek detail seperti itu," kata Mu'ti dalam acara Pembudayaan Keamanan Pangan di Sekolah bersama BPOM di Jakarta, Senin (28/6/2026).

Mu'ti mengatakan, kebiasaan membaca informasi pada kemasan pangan perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari sikap kritis siswa dalam kehidupan sehari-hari.

"Biasakan ketika membeli sesuatu melihat tanggal kadaluarsanya. Kemudian melihat kandungannya apa saja dan seterusnya. Yang itu juga menjadi bagian dari upaya kita membangun tanggung jawab sosial dan sikap kritis," ujarnya.

Selain itu, ia menilai edukasi keamanan pangan tidak hanya sebatas mengajarkan siswa memilih produk yang aman, tetapi juga membangun kesadaran untuk menerapkan pola konsumsi yang sehat.

Sementara itu, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengajak seluruh pihak menjadikan persoalan keamanan pangan sebagai solusi nyata melalui edukasi, perubahan perilaku, dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keamanan pangan masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Ia mengatakan, pangan yang aman tidak hanya berfungsi mencegah penyakit, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), satu dari 10 penduduk dunia jatuh sakit akibat pangan yang terkontaminasi. Bahkan, sekitar 420 ribu orang meninggal setiap tahun akibat persoalan tersebut.

baca juga

Sementara di Indonesia, diperkirakan terdapat 10 juta hingga 22 juta kasus diare setiap tahun akibat konsumsi pangan yang tidak aman. Kondisi itu menimbulkan beban ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp64,8 triliun hingga Rp226,3 triliun.

"Sekolah merupakan lingkungan strategis dalam membentuk kebiasaan konsumsi pangan yang aman dan bergizi. Dalam masa bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045, kita perlu memastikan setiap anak memperoleh pangan yang aman dikonsumsi dan bergizi," kata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Produk Makeup Kedaluwarsa yang Wajib Diketahui

Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Produk Makeup Kedaluwarsa yang Wajib Diketahui

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:56 WIB

Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai

Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:50 WIB

Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya

Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×