Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
Gelombang panas ekstrem di Italia menewaskan empat orang dan memicu status siaga merah. (BBC)
baca 10 detik
  • Gelombang panas ekstrem di Italia menewaskan empat warga termasuk pekerja lapangan dan lansia.

  • Pemerintah menetapkan status siaga merah di 25 kota akibat sengatan suhu tinggi bergantian.

  • Badai petir dan hujan deras mulai menghantam wilayah Tuscany hingga merobohkan puluhan pohon.

Suara.com - Gelombang panas ekstrem yang melanda Italia kini telah merenggut 4 korban jiwa di tengah status siaga satu yang mengepung puluhan kota. Korban meninggal dunia mencakup pekerja lapangan hingga lansia yang sedang dalam perawatan medis.

Pemerintah setempat memperluas status darurat ini ke-25 kota besar guna mengantisipasi lonjakan korban akibat sengatan suhu tinggi. Kondisi kritis ini memaksa otoritas memperketat pengawasan keselamatan bagi pekerja luar ruangan.

Dikutip dari Anadolu, 2 wilayah berbeda di Italia kini menghadapi anomali cuaca yang sangat kontras dan membahayakan warga. Saat sebagian besar wilayah terpanggang suhu ekstrem, beberapa kota lain justru mulai dihantam badai besar.

Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa kini berubah menjadi krisis mematikan. [@MarioNawfal]
Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa kini berubah menjadi krisis mematikan. [@MarioNawfal]

Korban tewas akibat cuaca ekstrem ini teridentifikasi di beberapa kota terpisah sejak awal pekan. Seorang pria berusia 86 tahun dan wanita berumur 74 tahun mengembuskan napas terakhir saat dirawat di Genoa.

Sengatan panas juga menewaskan seorang pelukis dinding berusia 64 tahun di sebuah hotel di Padua. Di Mantua, seorang buruh tani asal Maroko berusia 55 tahun menjadi korban fatal berikutnya saat bekerja di ladang.

Kementerian Kesehatan Italia menetapkan status siaga merah di 25 kota untuk Selasa dan Rabu hari ini. Peringatan tertinggi ini menunjukkan risiko kesehatan serius bagi seluruh populasi, bukan hanya kelompok rentan.

Namun, fenomena cuaca mulai bergeser di beberapa wilayah utara dan tengah Italia. Hujan deras dan badai petir mendadak datang menggantikan cuaca panas yang menyengat.

Wilayah Tuscany menjadi daerah yang terdampak paling parah oleh perubahan cuaca ekstrem ini. Angin kencang merobohkan puluhan pohon hingga melumpuhkan jalur transportasi utama di sana.

Otoritas meteorologi memperkirakan badai petir akan terus meluas dalam beberapa hari ke depan. Area pegunungan Alpen serta wilayah pedalaman tengah dan selatan menjadi fokus kewaspadaan baru.

baca juga

Krisis iklim ini memperpanjang catatan kelam cuaca ekstrem di benua Eropa selama musim panas tahun ini. Gelombang panas yang bercampur dengan badai destruktif mencerminkan ketidakstabilan atmosfer yang kian mengkhawatirkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Akihiro Miwa, Pengisi Suara Studio Ghibli Meninggal di Usia 91 Tahun

Akihiro Miwa, Pengisi Suara Studio Ghibli Meninggal di Usia 91 Tahun

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 13:49 WIB

Terkini

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:10 WIB

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:00 WIB

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

×