Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 01 Juli 2026 | 11:42 WIB
Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya
Ilustrasi: Toilet perempuan. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Tim Etik Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta sedang menginvestigasi dugaan pelanggaran tata tertib oleh seorang mahasiswa Program Studi Psikologi.
  • Hasil investigasi awal tidak menemukan bukti mahasiswa tersebut memasuki toilet perempuan sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.
  • Pihak kampus berkomitmen menjatuhkan sanksi sesuai tingkat pelanggaran berdasarkan prosedur keadilan yang berlaku setelah proses pemeriksaan selesai.

Suara.com - Tim Etik Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta masih mendalami kasus mahasiswa yang diduga melakukan pelanggaran tata tertib kampus. Hingga kini, proses investigasi masih berlangsung sesuai prosedur.

Humas Unisa Yogyakarta, Sinta Maharani, mengatakan investigasi dilakukan untuk memastikan seluruh informasi yang beredar dapat diverifikasi sebelum kampus menjatuhkan keputusan terhadap mahasiswa yang bersangkutan.

"Hingga saat ini, masalah yang terkait dengan mahasiswa yang bersangkutan masih dalam proses investigasi untuk menemukan kebenarannya," kata Sinta dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).

Sinta menegaskan, hasil investigasi sementara belum menemukan bukti soal informasi bahwa oknum mahasiswa yang dimaksud masuk ke toilet perempuan sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Oleh sebab itu, kampus meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan perkara sebelum proses pemeriksaan selesai.

"Hasil investigasi awal tidak ditemukan fakta mahasiswa tersebut masuk ke toilet perempuan. Saat ini UNISA Yogyakarta berharap semua masyarakat mengedapankan asas praduga tidak bersalah," ungkapnya.

Kendati demikian, Unisa memastikan tidak akan mentoleransi setiap pelanggaran etika yang dilakukan oleh mahasiswa maupun sivitas akademika.

"Sebagai institusi pendidikan, UNISA Yogyakarta tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran etika, baik yang dilakukan oleh mahasiswa maupun civitas akademika lainnya," tegasnya.

Adapun bentuk sanksi yang akan dijatuhkan nantinya tetap bakal disesuaikan dengan hasil investigasi serta tingkat pelanggaran yang terbukti.

baca juga

"Baik berupa pembinaan maupun sanksi yang lebih berat, tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan," katanya.

Pihak kampus menambahkan seluruh proses penanganan kasus dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan dan aturan yang berlaku di lingkungan universitas.  Setiap mahasiswa menurutnya memiliki hak dan kewajiban yang sama sehingga penegakan disiplin dilakukan tanpa membedakan status maupun latar belakang.

Sebelumnya mahasiswa aktif yang disebut berasal dari Program Studi Sarjana Psikologi Unisa Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah unggahan mengenai dirinya viral di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram Majelis Kocak Unisa (@mkc.unisa).

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa telah muncul laporan sekaligus keresahan di lingkungan kampus terkait dugaan pelanggaran norma agama, norma sosial, dan kode etik universitas yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

×