Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB
Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa
President Prabowo Subianto. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Cikeas pada Rabu, 1 Juli 2026.
  • Presiden menginstruksikan Polri untuk bertransformasi menjadi pelindung rakyat kecil serta penjaga demokrasi yang menjamin kebebasan berpendapat.
  • Polri dilarang menggunakan hukum sebagai alat balas dendam politik atau instrumen kekuasaan yang bersifat diskriminatif.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada jajaran Kepolisian Negara RI (Polri) saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan agar Polri bertransformasi menjadi penjaga demokrasi yang dewasa dan pengayom bagi rakyat kecil.

Di hadapan ribuan personel, Presiden menggarisbawahi bahwa kritik dan masukan dari masyarakat adalah denyut nadi demokrasi yang harus dijamin keamanannya oleh Polri, selama tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.

"Perbedaan jangan menjadi sumber perpecahan. Kita harus selalu mengutamakan persatuan dan kerukunan di antara kita. Polri harus menjadi penjaga demokrasi yang dewasa. Menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai," tegas Prabowo.

Hukum Jangan 'Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas'

Tak hanya soal demokrasi, Prabowo memberikan perhatian khusus pada integritas penegakan hukum di tanah air.

Ia mengingatkan agar hukum benar-benar tegak sebagai pelindung rakyat, bukan sebagai alat kekuasaan atau kepentingan materi.

Presiden menegaskan bahwa hukum harus menjadi tempat bernaung yang paling aman bagi masyarakat lemah.

Ia mewanti-wanti agar tidak ada lagi praktik hukum yang "tajam ke bawah namun tumpul ke atas".

baca juga

"Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik," ucap Presiden dengan nada bicara yang lugas.

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara. (tangkap layar)
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara. (tangkap layar)

Kepala Negara juga meminta seluruh jajaran Korps Bhayangkara di pelosok negeri untuk menjaga marwah institusi dengan tidak menyalahgunakan wewenang.

Ia melarang keras penggunaan kerangka hukum untuk kepentingan kelompok tertentu atau melakukan kriminalisasi yang mencederai keadilan.

"Saya tekankan kembali, rakyat paling lemah harus mendapat perlindungan. Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman," tambah Prabowo.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema "80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat".

Dalam agenda ini, Presiden Prabowo hadir didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan peran Polri di masa depan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:18 WIB

Terkini

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:42 WIB

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

×