Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:59 WIB
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?
Paus Leo XIV menyoroti soal perkembangan teknologi. Dan menyerukan persatuan dunia . (Vatican Media)
baca 10 detik
  • Paus Leo XIV memohon kelompok SSPX membatalkan penahbisan empat uskup tanpa izin Vatikan.

  • Pelanggaran keras tersebut memicu sanksi hukum ekskomunikasi otomatis bagi seluruh pemuka agama terlibat.

  • Pembangkangan kelompok tradisionalis ini mengancam keabsahan hak penerimaan sakramen bagi para umat beriman.

Suara.com - Paus Leo XIV menyampaikan peringatan keras demi mencegah perpecahan besar di dalam Gereja Katolik. Pemimpin tertinggi Vatikan ini mendesak kelompok tradisionalis Society of Saint Pius X atau SSPX untuk membatalkan penahbisan uskup ilegal.

Langkah nekat kelompok tersebut dinilai sebagai tindakan skisma yang mencederai kesatuan iman. Vatikan menegaskan bahwa pelanggaran berat ini membawa konsekuensi spiritual yang fatal bagi para pelakunya.

Krisis ini memuncak setelah SSPX bersikeras menahbiskan 4 uskup baru di Écône, Swiss, tanpa persetujuan kepausan. Paus Leo XIV bahkan menyurati langsung pimpinan tertinggi SSPX, Pastor Davide Pagliarani, demi meredam ambisi tersebut.

Pidato Paus Leo XIV Minggu, 21 September 2025 (Vatican News)
Pidato Paus Leo XIV Minggu, 21 September 2025 (Vatican News)

Melalui surat personal tersebut, sang Paus menunjukkan kepedulian mendalam agar kelompok ini tidak melangkah terlalu jauh.

"Saya memohon kepada Anda dan meminta Anda dengan sepenuh hati: tolong berbaliklah!" tulis Paus Leo XIV dikutip dari Vatikannews, Rabu (1/7/2026).

Hukum gereja secara tegas menyatakan bahwa penahbisan tanpa mandat kepausan memicu sanksi ekskomunikasi otomatis. Hukuman pengucilan ini akan langsung menjerat 4 uskup baru beserta uskup yang menahbiskan mereka.

Dampak penolakan ini tidak hanya menyasar para petinggi, tetapi juga mengancam kehidupan rohani jutaan umat. Paus mengingatkan bahwa pembangkangan ini justru merugikan jemaat yang setia mengikuti kelompok tradisionalis tersebut.

Dalam pesannya, Paus Leo XIV kembali membuka pintu dialog dan memperingatkan konsekuensi buruk bagi sakramen umat.

"Saya mendesak Anda untuk mempertimbangkan dengan cermat kebaikan rohani umat beriman, karena tindakan skisma yang akan Anda lakukan akan merampas hak mereka untuk menerima sakramen secara sah, dan dalam beberapa kasus, bahkan secara valid," tegasnya.

baca juga

Vatikan memastikan nasib buruk berupa pengucilan total siap membayangi para calon uskup baru jika peringatan ini diabaikan. Hubungan yang kian merenggang ini mempertegas posisi SSPX yang tidak memiliki status hukum legal di dalam tata kelola Gereja Katolik.

Dikutip dari NBC, kelompok ultra-Katolik ini terus memperluas pengaruhnya secara masif di berbagai belahan dunia. Berdasarkan data internal, SSPX kini menjelma menjadi kekuatan paralel yang memiliki ratusan pastor dan biarawan dari 50 kewarganegaraan.

Jaringan kuat mereka saat ini tercatat merangkul 2 uskup, 751 imam, 264 seminaris, serta ratusan bruder dan suster. Pertumbuhan pesat ini kian memperlebar jarak pemisah antara kelompok penentang modernisasi dan Takhta Suci Vatikan.

Ketegangan antara kedua pihak berakar dari penolakan terhadap pembaruan Konsili Vatikan II pada era 1960-an. Saat itu, Konsili membawa reformasi besar, termasuk penggunaan bahasa lokal dalam Misa dan keterlibatan aktif kaum awam.

Perseteruan memuncak pada tahun 1988 ketika pendiri SSPX, Uskup Agung Marcel Lefebvre, nekat menahbiskan 4 uskup secara ilegal. Aksi sepihak tersebut berujung pada ekskomunikasi instan dari Vatikan yang dampaknya masih terasa hingga hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diplomasi Tenun di Vatikan: Tamparan buat Fast Fashion?

Diplomasi Tenun di Vatikan: Tamparan buat Fast Fashion?

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:15 WIB

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:57 WIB

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit

News | Senin, 27 April 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:15 WIB

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:06 WIB

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:02 WIB

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:50 WIB

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:40 WIB

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:38 WIB

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:33 WIB

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:31 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

×