Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dwi Bowo Raharjo, Tiara Rosana

Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) sengaja membacakan pernyataan sikap mereka di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026), setelah dilarang mendekat ke gerbang Mabes Polri. (Suara.com/Tiara Rosana)
baca 10 detik
  • Aliansi BEM se-UI menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung ASEAN, Jakarta, pada Rabu, 1 Juli 2026.
  • Mahasiswa memprotes kegagalan reformasi Polri serta menyoroti tingginya angka kekerasan aparat sepanjang satu tahun terakhir.
  • Data KontraS mencatat ratusan kasus kekerasan dan penyiksaan oleh oknum polisi, sehingga menuntut pengawasan independen yang transparan.

Suara.com - Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) sengaja membacakan pernyataan sikap mereka di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026), setelah dilarang mendekat ke gerbang Mabes Polri.

Keputusan ini diambil agar negara-negara tetangga di Asia Tenggara mengetahui buruknya rekam jejak penegakan hukum dan tingginya angka kekerasan aparat di Indonesia.

Sambil mengenakan jaket kuning khas almamater mereka, mahasiswa membacakan manifesto bertajuk "Matinya Reformasi Polri".

Di bawah bayang-bayang stasiun MRT ASEAN, mereka membawa data riil dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengenai tindak kekerasan oknum polisi sepanjang satu tahun terakhir.

"Kita menyampaikan di depan Gedung ASEAN agar seluruh tetangga-tetangga negara kita juga tahu kondisi negara kita seperti apa," seru perwakilan mahasiswa sebelum membacakan tuntutan.

"Bahwa kepolisian kita sendiri nggak mau mendengarkan saran, masukan, dan kritikan dari kita," lanjutnya.

Mahasiswa menegaskan kehadiran mereka membawa keranda, karangan bunga duka cita, dan bendera kuning kematian bukan untuk merayakan HUT Bhayangkara ke-80, melainkan sebagai tanda berkabung atas kegagalan reformasi Polri.

Bahkan, salah satu orator melayangkan kritik bahwa kepolisian Indonesia adalah salah satu yang terburuk di kawasan regional.

"Kita berbicara di depan Gedung ASEAN. Saat ini, institusi polisi kami merupakan institusi polisi yang paling terkorup di Asia Tenggara!" ucapnya.

baca juga

Untuk memperkuat tudingan tersebut, aliansi mahasiswa membeberkan kompilasi data pelanggaran hak asasi manusia yang diduga dilakukan oleh anggota kepolisian.

Langkah Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) membawa keranda dan karangan bunga duka cita tertahan akibat hadangan ketat aparat di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). (Suara.com/Tiara)
Langkah Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) membawa keranda dan karangan bunga duka cita tertahan akibat hadangan ketat aparat di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). (Suara.com/Tiara)

"Sepanjang 2024 hingga Juni 2025, KontraS mencatat 602 peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 441 peristiwa penembakan, 38 peristiwa penyiksaan, dengan 86 korban, 10 di antaranya meninggal dunia, dan 76 luka ringan hingga berat," sebut perwakilan mahasiswa saat membacakan draf rilis data.

Tak hanya itu, BEM se-UI juga membeberkan laporan adanya 37 kasus pembunuhan di luar hukum yang merenggut 40 korban jiwa sepanjang periode tersebut.

Sementara untuk kasus penyiksaan sepanjang Januari-Desember 2024, tercatat 27 kasus dengan total 40 korban diduga melibatkan oknum kepolisian.

Mahasiswa menilai, meluasnya kewenangan kepolisian saat ini berjalan tanpa adanya mekanisme pengawasan independen yang transparan dan akuntabel.

Melalui mimbar bebas di depan Gedung ASEAN ini, mereka mendesak pemerintah agar tidak terus menutup mata terhadap kultur impunitas yang masih menghiasi tubuh kepolisian Indonesia hingga hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Boni Hargens Soal Hasil Survei Litbang Kompas: Wujud Konkret Kapolri Lakukan Reformasi Polri

Boni Hargens Soal Hasil Survei Litbang Kompas: Wujud Konkret Kapolri Lakukan Reformasi Polri

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:05 WIB

Terkini

Serentak di 131 Cabang, BRI KKB Expo 2026 Buka Jalan Punya Mobil Impian

Serentak di 131 Cabang, BRI KKB Expo 2026 Buka Jalan Punya Mobil Impian

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:46 WIB

BRI KKB Expo 2026 Digelar di 131 Cabang, Saatnya Wujudkan Mobil Impian

BRI KKB Expo 2026 Digelar di 131 Cabang, Saatnya Wujudkan Mobil Impian

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mau Punya Mobil Impian? BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang

Mau Punya Mobil Impian? BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:37 WIB

CIMB Niaga Ungkap Potensi Ekonomi Daerah Sektor Sawit dan Migas di Riau

CIMB Niaga Ungkap Potensi Ekonomi Daerah Sektor Sawit dan Migas di Riau

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI

Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Daftar Harga HP TECNO Agustus 2026, Lengkap POVA hingga Camon

Daftar Harga HP TECNO Agustus 2026, Lengkap POVA hingga Camon

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:25 WIB

BRI Tebar Promo HUT Ke-81 RI, Ada Cashback hingga Diskon Rp810 Ribu

BRI Tebar Promo HUT Ke-81 RI, Ada Cashback hingga Diskon Rp810 Ribu

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Tembus 70 Persen, Ini Model Paling Diminati...

Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Tembus 70 Persen, Ini Model Paling Diminati...

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar

Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK

Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:10 WIB

×