Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Dwi Bowo Raharjo, Tiara Rosana

Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
Langkah Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) membawa keranda dan karangan bunga duka cita tertahan akibat hadangan ketat aparat di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). (Suara.com/Tiara)
baca 10 detik
  • Aliansi BEM se-UI melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, pada Rabu (1/7/2026).
  • Mahasiswa menuntut reformasi Polri serta menolak revisi UU Polri yang dianggap bermasalah secara formil dan materil.
  • Aksi sempat terhambat barikade aparat saat massa mendesak untuk menyampaikan tuntutan langsung kepada pimpinan Mabes Polri.

Suara.com - Langkah Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) membawa keranda dan karangan bunga duka cita tertahan akibat hadangan ketat aparat di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026).

Meski dihadang dan diminta berpindah ke lokasi lain, mahasiswa bersikeras ingin menembus barikade menuju Mabes Polri guna menyerahkan langsung tuntutan mereka kepada pimpinan tertinggi korps kepolisian.

Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Hafidz Haernanda, menegaskan bahwa upaya memindahkan rute aksi ke Museum Polri atau Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) merupakan sebuah ironi.

Bagi mahasiswa, menyerahkan simbol duka duka atas matinya reformasi kepolisian harus dilakukan langsung ke pusat komando.

"Lantas apa keperluannya kita mengirim surat kalau ujung-ujungnya tidak boleh ke tempat? Malah dipindahkan ke Museum Polri dan Baharkam. Tentu kita marah," kata Hafidz saat diwawancarai di depan Gedung ASEAN, Rabu (1/7/2026).

"Mabes Polri itu bertanggung jawab atas polda-polda di Jabodetabek, makanya kita ingin memberi langsung kepada kepalanya," katanya menambahkan.

Ketegangan ini bermula dari kritik mahasiswa terhadap pengesahan revisi UU Polri yang dinilai cacat formil dan materil melalui jalur cepat.

Salah satu poin yang ditentang keras adalah perpanjangan masa pensiun perwira tinggi, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Hafidz, regulasi baru ini hanya membuat pucuk pimpinan kepolisian terlalu nyaman sehingga mengabaikan tuntutan pembenahan internal.

baca juga
Langkah Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) membawa keranda dan karangan bunga duka cita tertahan akibat hadangan ketat aparat di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). (Suara.com/Tiara)
Langkah Aliansi BEM se-Universitas Indonesia (BEM se-UI) membawa keranda dan karangan bunga duka cita tertahan akibat hadangan ketat aparat di depan Gedung ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). (Suara.com/Tiara)

"Kita merasa bahwa ketika kepalanya busuk, barisan bawahnya akan pasti busuk. Reformasi Polri ini sudah cacat sekali," ujar Hafidz.

Ia mengingatkan kembali bahwa desakan reformasi ini merupakan akumulasi dari rentetan kasus kekerasan fatal yang tak kunjung dibenahi, seperti tewasnya almarhum Afif Kurniawan hingga kematian remaja 14 tahun, Arianta Tawakal, di trotoar jalan.

Upaya mahasiswa mencari transparansi ke instansi pemerintah juga menemui jalan buntu.

BEM UI sempat menyambangi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Mei lalu untuk meminta dokumen draf percepatan reformasi Polri yang diserahkan ke Presiden, namun dokumen tersebut tidak kunjung dibuka untuk publik.

Hafidz juga melempar kritik tajam terhadap peran DPR dalam proses legislasi ini.

Menurutnya, lembaga legislatif kini telah kehilangan fungsinya sebagai penyambung lidah masyarakat.

"Saat ini DPR bukan lagi Dewan Perwakilan Rakyat, DPR itu lebih pantas dibilang jubir pemerintah. Semua itu intrik-intrik politik dari eksekutif. Sayangnya, pemerintah saat ini terlalu sibuk untuk berkoalisi dengan partai-partai tapi tidak berkoalisi dengan masyarakat," pungkas Hafidz sebelum kembali merapatkan barisan bersama massa aksi yang masih tertahan di kawasan ASEAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

Erick Thohir Singgung Malaysia Usai Indonesia Ditahan Imbang, Persaingan ASEAN Makin Panas

Erick Thohir Singgung Malaysia Usai Indonesia Ditahan Imbang, Persaingan ASEAN Makin Panas

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:46 WIB

5 Cara Membuka Panci Presto agar Tidak Meledak, Begini Langkahnya

5 Cara Membuka Panci Presto agar Tidak Meledak, Begini Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:44 WIB

Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober

Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 09:43 WIB

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:41 WIB

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 09:40 WIB

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:37 WIB

Tidur Nyaman Makin Personal, Pilihan Kasur Pun Tak Lagi Seragam

Tidur Nyaman Makin Personal, Pilihan Kasur Pun Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:31 WIB

Kecewa John Herdman, Suporter Teriak Shin Tae-yong, Erick Thohir Buka Suara: Saya Rasa ya Kembali

Kecewa John Herdman, Suporter Teriak Shin Tae-yong, Erick Thohir Buka Suara: Saya Rasa ya Kembali

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:30 WIB

×