Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Bella

Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
Penggerebekan bandar narkoba di Katingan, Kalteng membuat 1 Polisi tewas dan 2 hilang. [Polres Katngan]
baca 10 detik
  • Satresnarkoba Polres Katingan menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei pada Rabu, 1 Juli 2026 dini hari.
  • Proses penangkapan memicu serangan massa bersenjata terhadap personel kepolisian hingga terjadi pengejaran dan aksi melompat ke sungai.
  • Seorang anggota polisi gugur dalam tragedi tersebut, sementara dua personel lainnya masih dalam pencarian oleh pihak berwenang.

Suara.com - Operasi penangkapan seorang bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah, berujung tragedi. Seorang anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur, sementara dua personel lainnya masih dalam pencarian setelah diduga diserang sekelompok warga saat proses penggerebekan berlangsung.

"Benar ada kejadian itu dan saat ini kami masih fokus melakukan pencarian terhadap dua anggota yang belum ditemukan," kata Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono,  Kamis (2/7/2026).

Insiden bermula setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima informasi masyarakat pada Rabu (1/7/2026) terkait dugaan maraknya peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei. Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial BIO yang disebut merupakan residivis kasus narkotika.

Sebanyak 12 personel yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba kemudian diberangkatkan menuju lokasi. Setibanya di desa sekitar pukul 00.30 WIB, tim dibagi menjadi dua kelompok. Satu tim bergerak ke rumah target untuk melakukan penangkapan, sementara tim lainnya bersiaga di sekitar SMP setempat.

Saat petugas memperkenalkan diri dan mengamankan terduga pelaku, situasi mendadak memanas.

"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," katanya.

Seorang pria disebut menyerang anggota menggunakan parang dari arah dapur. Serangan itu berhasil dihindari, tetapi dua pria lainnya kemudian muncul sambil mengayunkan parang ke arah Kasat Resnarkoba.

Petugas sempat melepaskan tembakan peringatan. Namun, karena serangan terus berlanjut dan dinilai mengancam keselamatan anggota, polisi melepaskan tembakan pelumpuh hingga salah seorang penyerang roboh di depan rumah.

Kondisi itu memicu kepanikan di lokasi. Tangisan keluarga penyerang mengundang kedatangan warga yang kemudian disebut membawa parang, balok kayu, hingga senjata api rakitan untuk mengejar personel kepolisian.

baca juga

Terdesak oleh jumlah massa, sebagian anggota polisi menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai dan bertahan di sebuah pulau kecil di tengah aliran sungai. Kasat Resnarkoba juga dilaporkan ikut terjun ke sungai untuk menghindari amukan massa.

Di tengah situasi tersebut, tim meminta bantuan ke Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah. Sementara tim kedua yang berupaya mencari pertolongan juga sempat mendapat pengejaran dan penghadangan dari sejumlah orang bersenjata sebelum akhirnya berhasil mencapai Polsek Katingan Tengah.

Saat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang, tiga anggota dilaporkan kelelahan. Menurut laporan, mereka sempat berkata, "Saya menyerah," sebelum kembali ke tepian sungai yang telah dipenuhi warga.

Hingga proses evakuasi selesai dilakukan, sembilan anggota berhasil diselamatkan. Namun, Aipda Yudhi Perdana Putra ditemukan meninggal dunia di sebuah lanting. Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana hingga kini masih belum ditemukan.

ilustrasi mayat. Hukum mendoakan orang mati bunuh diri dalam Islam. [pixabay]
ilustrasi mayat. Hukum mendoakan orang mati bunuh diri dalam Islam. [pixabay]

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memastikan akan memberikan dukungan penuh dalam penanganan kasus tersebut, termasuk pencarian dua anggota yang masih hilang.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menegaskan pihaknya akan mendukung penuh jajaran di lapangan.

“Kami akan melakukan back up penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap setiap operasi pemberantasan narkotika agar seluruh personel memiliki kesiapan menghadapi berbagai risiko.

"Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang, mulai dari perencanaan operasi, pemetaan potensi ancaman, hingga kekuatan personel dan perlengkapan. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika,” kata Eko.

Selain itu, Eko turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Aipda Yudhi saat menjalankan tugas.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menjelaskan operasi diawali dengan penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika dan petugas berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku.

Namun, situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Perlawanan itu kemudian memicu kedatangan warga lain hingga situasi tidak lagi terkendali.

"Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya," ujar Dodik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:37 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas

Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas

Foto | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:57 WIB

Bukan Sekadar Konten: Mengapa Polisi Harus "Sungkem" ke Lansia demi Keamanan Negara?

Bukan Sekadar Konten: Mengapa Polisi Harus "Sungkem" ke Lansia demi Keamanan Negara?

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 10:36 WIB

Drama Once Upon a Small Town, Ketika Dokter Hewan Kota Harus Pindah ke Desa

Drama Once Upon a Small Town, Ketika Dokter Hewan Kota Harus Pindah ke Desa

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:00 WIB

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:16 WIB

Terkini

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:50 WIB

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×