Polisi Gugur dan Dua Anggota Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba, DPR Minta Pelaku Ditindak Tegas

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:34 WIB
Polisi Gugur dan Dua Anggota Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba, DPR Minta Pelaku Ditindak Tegas
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Seorang anggota polisi gugur dan dua lainnya hilang saat penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kalimantan Tengah.
  • Ahmad Sahroni mendesak Polri bertindak tegas agar wibawa hukum serta stabilitas keamanan nasional tetap terjaga dengan baik.
  • Polri diminta meningkatkan kewaspadaan, persiapan matang, serta profesionalisme taktis guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa saat operasi lapangan.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, bereaksi keras atas insiden penggerebekan bandar narkoba yang berujung pada gugurnya seorang personel dan hilangnya dua anggota lainnya.

Tragedi yang menimpa anggota Satresnarkoba Polres Katingan di Desa Tumbang Kalemei, Katingan Tengah, Kalimantan Tengah ini dinilai sebagai ancaman serius bagi penegakan hukum. 

Sahroni menegaskan, bahwa Polri tidak boleh tinggal diam dan harus menyikapi kejadian ini dengan tindakan yang sangat tegas. 

Menurutnya, pembiaran terhadap aksi kekerasan kepada aparat yang sedang bertugas akan berimplikasi buruk pada wibawa hukum di Indonesia. 

"Sikapi dengan tegas, hal demikian tidak bisa dibiarkan. Kalau dibiarkan, penegakan hukum kita akan terlihat lemah dan itu sangat berbahaya bagi stabilitas keamanan," ujar Sahroni kepada wartawan, Jumat (3/7/2026). 

Politisi Partai NasDem ini juga memberikan catatan khusus terkait pola penggerebekan yang dilakukan oleh kepolisian. 

Ia meminta agar setiap operasi lapangan dilakukan dengan kewaspadaan tinggi dan persiapan yang lebih matang guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa di sisi aparat. 

"Polisi jangan lengah saat melakukan penggerebekan yang biasa dilakukan. Kondisi di lapangan harus dijaga benar-benar dan persiapan wajib dilakukan secara matang," tambahnya. 

Lebih lanjut, Sahroni meyakini bahwa Polri memiliki kemampuan teknis dan taktis untuk menjalankan tugasnya secara profesional tanpa harus berhadapan secara fisik dengan masyarakat sipil di lokasi kejadian. 

baca juga

"Saya yakin Polri bisa melakukan tugasnya dengan cara yang lebih bagus dan taktis, tanpa harus berperang atau berlawanan dengan warga. Profesionalisme di lapangan adalah kunci," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan

Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:00 WIB

'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M

'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 21:03 WIB

Terkini

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:41 WIB

×