Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
Kolase Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu dan Presiden Prabowo Subianto. (Suara.com/M Yasir)
baca 10 detik
  • Said Didu membantah tudingan pendukung buta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Juli 2024.
  • Said tetap memberikan kritik keras terhadap kebijakan pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.
  • Ia mengawasi ketat program strategis nasional guna mencegah penyimpangan oleh pihak yang memanfaatkan posisi untuk kepentingan keuntungan pribadi.

Suara.com - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, akhirnya buka suara menanggapi tudingan miring yang menyebut dirinya kini terlalu "halus" dalam mengkritik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan tegas, ia membantah telah beralih menjadi pendukung buta atau yang populer dengan istilah ‘Terwo’ (Ternak Prabowo).

Klarifikasi ini muncul menyusul anggapan sebagian pihak bahwa nada kritik Said tidak selantang biasanya. Namun, alumnus IPB University ini menegaskan bahwa posisinya tetap objektif dan berbasis pada kepentingan publik.

“Saya bukan Terwo. Saya hanya dukung program yang bagus untuk rakyat,” tegas Said Didu dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV, Jumat (3/7/2024).

Tetap Beri Kritik Pedas

Untuk mematahkan label tersebut, Said membeberkan sejumlah catatannya terhadap kebijakan pemerintah saat ini.

Ia mencontohkan bagaimana dirinya tetap melontarkan kritik keras terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih bermasalah.

Tak hanya itu, program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pun tak luput dari bidikannya. Baginya, dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menutup mata terhadap kekeliruan.

“Kalau salah, ya, salah aja,” cetus Said singkat.

baca juga
Presiden Prabowo Subianto Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo, Rabu (24/6/2026). [Dok.Ist]
Presiden Prabowo Subianto Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo, Rabu (24/6/2026). [Dok.Ist]

Waspadai 'Penumpang Gelap'

Lebih lanjut, Said Didu menjabarkan sederet program pemerintah yang masuk dalam radar pengawasannya. Mulai dari program hilirisasi, energi terbarukan, hingga sekolah rakyat.

Ia mengendus adanya celah penyimpangan yang lebar dalam tata kelola program-program besar tersebut.

Said memperingatkan adanya potensi pihak-pihak yang mengambil keuntungan pribadi di tengah program strategis pemerintah.

“Banyak penumpang gelapnya. Program yang bermasalah harus diluruskan. MBG kita luruskan, KDMP kita luruskan,” pungkasnya.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Mahasiswa Trisakti Kepung DPR Siang Ini, Bawa Tritura Baru dan Kritik Kinerja Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Trisakti Kepung DPR Siang Ini, Bawa Tritura Baru dan Kritik Kinerja Pemerintah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:06 WIB

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi

PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:42 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×