DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB
DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen
Ilustrasi Tarif Langganan Transjakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Dewan Transportasi Kota Jakarta mengusulkan skema tarif langganan bulanan untuk layanan Transjakarta guna meningkatkan minat penggunaan transportasi umum.
  • Usulan tarif langganan tersebut memberikan potongan harga sebesar 20 persen bagi penumpang setia dari total biaya bulanan.
  • DTKJ juga merencanakan paket langganan mingguan dan dua mingguan untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang lebih fleksibel.

Suara.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan skema tarif langganan untuk layanan Transjakarta.

Usulan ini bertujuan mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum sekaligus memberi insentif bagi penumpang setia moda transportasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Ketua DTKJ yang baru, Sugihardjo, menjelaskan skema tarif langganan itu mengadopsi sistem yang telah diterapkan di berbagai negara.

Menurut Sugihardjo, jika tarif normal disepakati Rp5.000 sekali perjalanan untuk Transjakarta Non BRT, BRT, dan Mikrotrans, pekerja yang bepergian pulang-pergi setiap hari kerja selama sebulan harus mengeluarkan sekitar Rp250 ribu.

Dengan skema langganan, DTKJ mengusulkan potongan harga sebesar 20 persen dari total biaya bulanan tersebut.

"Nah, kalau menggunakan tarif langganan, kami mengusulkan ada diskon 20 persen sehingga cukup membayar Rp200 ribu,” kata Sugihardjo di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Sugihardjo mengungkapkan, usulan tersebut mendapat sejumlah masukan dari peserta saat uji publik digelar.

Salah satu masukan yang muncul terkait asumsi jumlah hari kerja yang digunakan dalam perhitungan tarif bulanan.

Sebagian peserta uji publik menilai rata-rata hari kerja hanya berkisar 20 hingga 22 hari per bulan, bukan 25 hari seperti yang dipakai DTKJ.

baca juga

Meski menerima masukan tersebut, DTKJ tetap menggunakan standar 25 hari kerja sebagai dasar penyusunan tarif langganan bulanan.

Sebagai solusi atas perbedaan pola mobilitas masyarakat, DTKJ mengusulkan paket langganan dengan durasi lebih pendek, yakni satu atau dua pekan, yang ditujukan bagi wisatawan maupun pengguna dengan mobilitas yang lebih fleksibel.

“Tarif langganan mingguan atau dua mingguan juga akan kami usulkan. Tetap ada potongan harga, meski kemungkinan besar tidak sebesar paket bulanan. Besarannya masih akan dibahas,” pungkas Sugihardjo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:39 WIB

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

×