Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menggelar pertemuan daring bersama seluruh kepala Sekolah Rakyat dan perwakilan dinas sosial se-Indonesia, Jumat (3/7/2026).

Kepada para kepala sekolah, Gus Ipul mengingatkan untuk menyiapkan dengan seksama dan teliti MPLS Sekolah Rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Gus Ipul sehubungan dengan adanya masa transisi dari Sekolah Rakyat rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen. Untuk mengantisipasi berbagai hambatan yang mungkin muncul, Gus Ipul meminta seluruh kepala sekolah mempersiapkan seluruh tahapan.

“Saya ingin Kepala Sekolah benar-benar fokus membuat perencanaan, kemudian sekaligus tentu pengendalian dan monitoring evaluasinya dilakukan. Jadi mulai dari perencanaan implementasi monev-nya itu harus dibuat secara keseluruhan,” pesan Gus Ipul.

Adapun perencanaan, pengendalian serta monitoring dan evaluasi mencakup tiga aspek kesiapan, yaitu kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan siswa dan kesiapan guru serta tenaga pedidik. Agar kesiapan ketiga aspek itu terpenuhi, Gus Ipul juga meminta kepala sekolah sebagai penanggung jawab pertama untuk senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Gedung dan bangunan lain tidak boleh hanya sekadar berdiri, seluruh kelengkapan fasilitas bagi siswa mencakup air bersih, listrik dan sebagainya diharapkan sudah siap sebelum MPLS dimulai.

Status siswa pun juga sudah harus diputuskan melalui penetapan (pleno) kepala daerah. Setiap tenaga pengajar dan tenaga pendidik juga harus mengikuti jalannya MPLS.

Sekolah Rakyat permanen yang dimulai tanpa Sekolah Rakyat Rintisan terlebih dahulu akan mendapatkan tenaga pengajar dan tenaga pendidik sementara yang disediakan pemerintah daerah, Sekolah Rakyat sekitar dan pendamping sosial sambil menunggu hasil rekrutmen pada awal Agustus 2026.

MPLS Sekolah Rakyat TA 2026/2027 akan dilaksanakan pada 14 – 31 Juli 2026 dan dilanjutkan matrikulasi pada 3 Agustus sampai 30 September 2026. Bagi Gus Ipul, masa-masa ini merupakan fase krusial karena semua pihak membutuhkan adaptasi agar siap secara fisik, mental, sosial dan akademik.

baca juga

“Jadi urutan-urutannya itu MPLS, matrikulasi nanti terakhir adalah kegiatan belajar mengajar. Tujuan menyiapkan siswa secara fisik, mental, sosial, spiritual, dan akademik serta menyeluraskan kesenjangan kompetensi dengan kurikulum sekolah rakyat. Ini adalah masa-masa yang krusial. Kita beradaptasi, saling beradaptasi,” jelasnya.

Di masa krusial itulah, Gus Ipul meminta agar kepala sekolah bersama seluruh jajarannya menumbuhkan empati kepada para siswa yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda dan merangkul mereka.

Menurut Gus Ipul, MPLS sangat penting sebagai fondasi kesetaraan agar bisa mengikuti irama hidup di Sekolah Rakyat, bukan hanya formalitas pembukaan semata. Ia berharap para siswa dapat memulai dari titik yang sama dan mengesampingkan perbedaan latar belakang mereka.

Meski berlangsung cukup singkat, seluruh peserta menyimak dan mengikuti pertemuan daring tersebut dengan saksama. Saat Gus Ipul membuka kesempatan untuk berdialog, baik Kepala Sekolah maupun perwakilan dinas sosial secara aktif mengemukakan kondisi terkini Sekolah Rakyat serta mengungkapkan potensi kendala yang mungkin akan mereka hadapi jelang MPLS.

Gus Ipul mendengarkan seluruh potensi kendala tersebut dan akan membahasnya bersama tim Kementerian Sosial agar risiko hambatan tersebut bisa ditangani sebelum MPLS dimulai.

Di akhir pertemuan, ada beberapa pesan yang ditekankan Gus Ipul kepada seluruh peserta yang hadir. Pertama, ia berharap Kepala Sekolah dan Dinas Sosial menaikkan level dan kelas mental karena saat ini seluruh pihak yang terlibat sedang mengelola aset besar dan program mulia, bukan hanya tugas rutin biasa.

“Ini gedung sungguh-sungguh luar biasa dan untuk itu kita harus tanggung jawab, harus memperkuat komitmen kita untuk supaya kita imbangi gedung yang dibangun menggunakan uang rakyat dengan fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya, itu kita balas, kita imbani dengan kerja keras, kerja profesional, kerja yang sungguh-sungguh memrepresentasikan harapan Presiden yang sekaligus juga harapan rakyat,” tegasnya.

Gus Ipul menambahkan bagi para siswa dan orang tua mereka, 14 Juli saat MPLS dimulai merupakan hari dibukanya pintu masa depan bagi puluhan ribu anak yang sudah menunggu harapan. Untuk mewujudkannya, Kepala Sekolah dan Dinas Sosial harus berjalan beriringan dan bekerja sama sebagai kesatuan. Ia menegaskan bahwa koordinasi percepatan dan komunikasi kendala harus disampaikan sesegera mungkin.

Terakhir, ia berpesan agar seluruh pihak yang terlibat bekerja secara nyata agar dampaknya dirasakan oleh masyarakat. “Bekerja, bergerak, berdampak. Sekolah Rakyat adalah wajah nyata negara hadir untuk rakyat,” tutup Gus Ipul.

Tak hanya Gus Ipul, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Joko Widiarto, Direktur Jaminan Sosial Faisal, serta Kepala Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Afrizon Tanjung juga mengikuti pertemuan daring tersebut. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:19 WIB

Lebih dari 28 Ribu m3 Beton Disalurkan SIG untuk Proyek Sekolah Rakyat

Lebih dari 28 Ribu m3 Beton Disalurkan SIG untuk Proyek Sekolah Rakyat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:56 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?

Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×