Buntut Penembakan Ibu Hamil, Massa API Demo di Komnas HAM: Hentikan Pembunuhan Rakyat di Papua!

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:17 WIB
Buntut Penembakan Ibu Hamil, Massa API Demo di Komnas HAM: Hentikan Pembunuhan Rakyat di Papua!
Massa Aksi Aliansi Perempuan Indonesia berunjuk rasa di depan kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (Suara.com/Alif Bintang)
baca 10 detik
  • Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi di depan kantor Komnas HAM Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026.
  • Massa menuntut penarikan militer dari Papua akibat peristiwa penembakan ibu hamil di Kabupaten Intan Jaya.
  • Demonstran mendesak pimpinan Komnas HAM segera beraudiensi untuk menetapkan kasus pembunuhan tersebut sebagai pelanggaran HAM berat.

Suara.com - Belasan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar unjuk rasa menolak kekerasan dalam konflik Papua di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026) sore.

Dalam kasi ini, mereka menyoroti adanya kekeresan yang disertai pembunuhan kepada perempuan dan rakyat di Papua. Mereka juga membentangkan poster bertuliskan "Tarik Milter dari Tanah Papua!"

Aksi tersebut dipantik dari peristiwa tertembaknya seorang ibu hamil bernama Melkiana Dwitau di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada Kamis, (2/7/2026) lalu yang diduga dilakukan oleh aparat militer.

"Pembunuhan terhadap perempuan dan rakyat di Papua harus dihentikan!" kata salah satu orator aksi di depan kantor Komnas HAM, Jakarta.

Mereka juga membawa sejumlah tuntutan, di antaranya: penarikan militer dari Papua, dan menetapkan kasus pembunuhan Melkiana Dwitau sebagai pelanggaran HAM berat.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lapangan, massa aksi masih bertahan di lokasi hingga pimpinan Komnas HAM turun langsung menemui mereka untuk beraudiensi.

Salah satu perwakilan API, Fanda menjelaskan bahwa pihaknya menolak jika Komnas HAM hanya mengutus staff untuk menemui mereka.

"Kami minta komisioner karena mereka adalah representasi penegakan HAM di Indonesia adalah mereka," kata Fanda kepada Suara.com.

Hingga berita ini ditulis, belum ada perwakilan Komnas HAM yang turun menemui massa aksi.

baca juga

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan & Budaya Selalu Ingin Upgrade Diri: Self-Improvement Tanpa Henti?

Perempuan & Budaya Selalu Ingin Upgrade Diri: Self-Improvement Tanpa Henti?

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya

Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:40 WIB

Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas

Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas

News | Senin, 06 Juli 2026 | 14:19 WIB

Peluru Tembus Dinding Tewaskan Ibu Hamil di Papua, DPR Minta Pemerintah Buka Siapa Pelakunya

Peluru Tembus Dinding Tewaskan Ibu Hamil di Papua, DPR Minta Pemerintah Buka Siapa Pelakunya

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:53 WIB

Terkini

Suahasil Ungkap Anggaran Menko Bahlil Diambil dari Kementerian ESDM

Suahasil Ungkap Anggaran Menko Bahlil Diambil dari Kementerian ESDM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Masih Nanti Kedatangan Nusron Wahid

Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Masih Nanti Kedatangan Nusron Wahid

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:16 WIB

BRI Manjakan Pengunjung Eksibisi Tina Andrean dengan Promo Perawatan Eksklusif

BRI Manjakan Pengunjung Eksibisi Tina Andrean dengan Promo Perawatan Eksklusif

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:16 WIB

Review Atonement: Saat Perang Usai, Rasa Bersalah Berubah Jadi Medan Tempur

Review Atonement: Saat Perang Usai, Rasa Bersalah Berubah Jadi Medan Tempur

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:15 WIB

7 Cara Menentukan Shio untuk Orang yang Lahir Bulan Januari dan Februari sebelum Imlek

7 Cara Menentukan Shio untuk Orang yang Lahir Bulan Januari dan Februari sebelum Imlek

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Warga Sakit hingga Lansia Terancam Terusir dari Rusun, DPRD DKI Soroti Penertiban Tak Humanis

Warga Sakit hingga Lansia Terancam Terusir dari Rusun, DPRD DKI Soroti Penertiban Tak Humanis

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terikat Borgol di Bekas Bangunan SPPG

Geger Penemuan Mayat Pria Terikat Borgol di Bekas Bangunan SPPG

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:13 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Manfaatnya Harus Dirasakan Pekerja

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Manfaatnya Harus Dirasakan Pekerja

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Moisturizer Dipakai Sebelum atau Sesudah Serum? Ini Urutannya agar Hasil Maksimal

Moisturizer Dipakai Sebelum atau Sesudah Serum? Ini Urutannya agar Hasil Maksimal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Lagu 'Haters' Kotak Mengajarkan Cara Terbaik Menikmati Hidup Tanpa Beban

Lagu 'Haters' Kotak Mengajarkan Cara Terbaik Menikmati Hidup Tanpa Beban

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×